Renungan Metadaku
Kumpulan dari renungan-renungan Tuhan Memberkati
Selasa, 17 Januari 2017
ONE STORY, TWO PERSPECTIVES
Senin, 02 Januari 2017
Jejak Kaki
JEJAK KAKI
Suatu malam seorang bermimpi. Dia mimpi berjalan bersama Tuhan di sepanjang tepian pantai. Di ujung langit sana tergambar peristiwa-peristiwa dari kehidupannya. Di setiap kejadian ia memperhatikan ada dua pasang jejak kaki di permukaan pasir, satu punyanya dan lainnya jejak kaki Tuhan.
Pada penayangan dari peristiwa itu di akhir hidupnya, dia kembali melihat jejak kaki di permukaan pasir itu. Dia memperhatikan bahwa banyak kali di dalam kehidupannya hanya ada satu jejak kaki. Dia memperhatikan bahwa saat-saat itu adalah saat-saat genting dan penuh kesedihan. Hal itu sungguh membingungkannya, dan ia bertanya kepada Tuhan tentang hal ini.
"Tuhan, Engkau berkata bahwa sekali aku memutuskan untuk mengikutMu, Engkau berjanji akan berjalan selamanya bersamaku. Tetapi aku juga memperhatikan, pada masa aku mengalami kesukaran dalam hidupku, hanya ada satu pasang jejak kaki, aku sungguh tidak mengerti mengapa di saat-saat aku membutuhkanMu malah Engkau meninggalkanku."
Tuhan menjawab: "AnakKu yang Kukasihi, Aku mengasihimu dan tidak akan pernah meninggalkanmu. Pada saat -saat pencobaan dan penderitaanmu, saat di mana engkau hanya melihat ada satu pasang jejak kaki, itulah saat di mana Aku menggendong engkau."
“Sampai masa tuamu Aku tetap Dia dan sampai masa putih rambutmu Aku menggendong kamu.” (Yesaya 46:4a)
Tuhan Yesus memberkati..
Kekudusan Yang Menyempurnakan
Rabu, 28 Desember 2016
Benih Kebaikan
Selasa, 27 Desember 2016
D.O.A
D.O.A
DOA, terdiri dari 3 huruf yaitu D, O dan A.
Saya akan menjabarkan 3 huruf ini sebagai bagian dari doa yang biasa kita lakukan:
D: dengarkan, apa yang Tuhan mau katakan.
O: obrolkan, ceritakan apa yang jadi pergumulan kita, apa yang kita alami sepanjang hari dll
A: akui, kelemahan dan dosa-dosa kita.
1. DENGARKAN
Nah bagian ini yang paling sering kita lupakan. Biasanya kalau kita berdoa seringkali kita hanya datang, menyembah, berdoa, amin. Lalu, kapan Tuhan punya kesempatan untuk berbicara kepada kita? Bagaimana Tuhan menjawab doa-doa kita, bagaimana Tuhan mau meresponi doa-doa kita?
Seumpama, saya datang kepada seseorang kemudian saya bercerita mengenai kesulitan saya dll, setelah cerita panjang lebar kemudian saya pergi. Apakah saya akan mendapatkan respon atau jawaban? Tentu tidak.
Jadi kalau kita berdoa, luangkan waktu untuk kita berdiam dan mendengarkan apa yang Tuhan mau sampaikan kepada kita. Jangan hanya kita terus yang berbicara, ketika Tuhan mau berbicara kita sudah pergi.
