HARI INI SEBELUM KAMU MENGELUH
Hari ini sebelum kamu mengeluh tentang rasa dari makananmu,
Pikirkan tentang seseorang yang tidak punya apapun untuk dimakan.
Sebelum kamu mengeluh tidak punya apa-apa
Pikirkan tentang seseorang yang harus meminta-minta di jalanan.
Sebelum kamu mengeluh bahwa kamu buruk,
Pikirkan tentang seseorang yang berada pada tingkat yang terburuk di dalam hidupnya.
Sebelum kamu mengeluh tentang pasangan mu.
Pikirkan tentang seseorang yang memohon kepada Tuhan untuk diberikan teman hidup
Sebelum kamu mengeluh tentang nasib hidupmu,
Pikirkan tentang seseorang yang meninggal terlalu cepat
Sebelum kamu mengeluh tentang anak-anakmu,
Pikirkan tentang seseorang yang sangat ingin mempunyai anak tetapi dirinya mandul
Sebelum kamu mengeluh tentang rumahmu yang kotor karena pembantumu lalai
Pikirkan tentang orang-orang yang tinggal di jalanan dengan apa adanya
Sebelum kamu mengeluh tentang jauhnya kamu telah menyetir,
Pikirkan tentang seseorang yang menempuh jarak yang sama dengan berjalan
Dan disaat kamu lelah dan mengeluh tentang pekerjaanmu,
Pikirkan tentang pengangguran dan orang-orang cacat yang mencari pekerjaan seperti mu
Sebelum kamu menunjukkan jari telunjukmu untuk menyalahkan orang lain,
Pikirkanlah, bahwa keempat jarimu yang lain menunjuk padamu dan tidak ada orang yang tidak pernah membuat kesalahan.
Have a positive day!
GBU
Tampilkan postingan dengan label SYUKUR. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label SYUKUR. Tampilkan semua postingan
Kamis, 24 November 2016
Minggu, 13 November 2016
PRINSIP MENGASIHI
PRINSIP MENGASIHI
Tetapi Allah yang kaya dengan rahmat, oleh karena kasih-Nya yang besar, yang dilimpahkan-Nya kepada kita, telah menghidupkan kita bersama-sama dengan Kristus, sekalipun kita telah mati oleh kesalahan-kesalahan kita -- oleh kasih karunia kamu diselamatkan --
Efesus 2:4-5 TB
Ini suatu kebenaran yang luar biasa: Anda dengan strategisnya ditempatkan di sini, di saat ini dalam sejarah, oleh Tuhan untuk rencana-rencana dan tujuan-tujuan-Nya. Dia perlu seseorang seperti Anda untuk mengasihi yang tak layak dikasihi - untuk membawa sukacita ke dunia dingin yang kelam - untuk menyatakan damai dalam segala percakapan dan situasi yang membingungkan - dan untuk menjadi baik ketika bua kita sangat jahat. Tuhan, sang Pencipta Alam Semesta, perlu seseorang seperti Anda untuk selalu optimis dalam keadaan-keadaan yang membuat frustasi - untuk berharap saat tak ada alasan untuk berharap - dan untuk menunjukkan kesabaran kepada orang-orang yang keras kepala dan beradat jelek. Karena Tuhan membutuhkan Anda, Dia menciptakan Anda untuk mengungkapkan hati-Nya. Masalahnya adalah, sebagai anak-anak-Nya, kita telah mengambil terlalu banyak karakteristik-karakteristik genetis dunia dan telah meninggalkan karakter-karakter Tuhan, Bapa kita yang terkasih. Masalahnya adalah, kita lebih memilih cara kita daripada cara-Nya. Masalahnya adalah, dalam suatu situasi kita lebih memberikan perspektif yang menguntungkan diri sendiri daripada menunjukkan buah yang menyenangkan dan enak.
Kita diciptakan Tuhan untuk mengungkapkan hati-Nya selama momen dalam sepanjang sejarah ini. Kita diciptakan untuk melakukan perbuatan-perbuatan baik-Nya tetapi kemudian, kita memutuskan berubah menjadi imitasi yang emosional dari apa yang Dia kehendaki atas kita. Tuhan menciptakan kita karena ketiadaan "KeIlahian" di Bumi, maka Dia mengirim Anda dan saya. Tuhan hanya akan menyatakan diri-Nya melalui kita sebatas mana kita mengijinkan-Nya memenuhi setiap sudut hati dan kehidupan kita. Kebenaran yang luar biasa adalah bahwa Anda dapat memiliki Tuhan sebanyak apa yang Anda inginkan! Pertanyaannya tak pernah berubah dari jaman Taman Eden sampai hari ini. Sebanyak apa yang Anda inginkan dari Dia?
Amin.
Tuhan Yesus Memberkati...
Tetapi Allah yang kaya dengan rahmat, oleh karena kasih-Nya yang besar, yang dilimpahkan-Nya kepada kita, telah menghidupkan kita bersama-sama dengan Kristus, sekalipun kita telah mati oleh kesalahan-kesalahan kita -- oleh kasih karunia kamu diselamatkan --
Efesus 2:4-5 TB
Ini suatu kebenaran yang luar biasa: Anda dengan strategisnya ditempatkan di sini, di saat ini dalam sejarah, oleh Tuhan untuk rencana-rencana dan tujuan-tujuan-Nya. Dia perlu seseorang seperti Anda untuk mengasihi yang tak layak dikasihi - untuk membawa sukacita ke dunia dingin yang kelam - untuk menyatakan damai dalam segala percakapan dan situasi yang membingungkan - dan untuk menjadi baik ketika bua kita sangat jahat. Tuhan, sang Pencipta Alam Semesta, perlu seseorang seperti Anda untuk selalu optimis dalam keadaan-keadaan yang membuat frustasi - untuk berharap saat tak ada alasan untuk berharap - dan untuk menunjukkan kesabaran kepada orang-orang yang keras kepala dan beradat jelek. Karena Tuhan membutuhkan Anda, Dia menciptakan Anda untuk mengungkapkan hati-Nya. Masalahnya adalah, sebagai anak-anak-Nya, kita telah mengambil terlalu banyak karakteristik-karakteristik genetis dunia dan telah meninggalkan karakter-karakter Tuhan, Bapa kita yang terkasih. Masalahnya adalah, kita lebih memilih cara kita daripada cara-Nya. Masalahnya adalah, dalam suatu situasi kita lebih memberikan perspektif yang menguntungkan diri sendiri daripada menunjukkan buah yang menyenangkan dan enak.
Kita diciptakan Tuhan untuk mengungkapkan hati-Nya selama momen dalam sepanjang sejarah ini. Kita diciptakan untuk melakukan perbuatan-perbuatan baik-Nya tetapi kemudian, kita memutuskan berubah menjadi imitasi yang emosional dari apa yang Dia kehendaki atas kita. Tuhan menciptakan kita karena ketiadaan "KeIlahian" di Bumi, maka Dia mengirim Anda dan saya. Tuhan hanya akan menyatakan diri-Nya melalui kita sebatas mana kita mengijinkan-Nya memenuhi setiap sudut hati dan kehidupan kita. Kebenaran yang luar biasa adalah bahwa Anda dapat memiliki Tuhan sebanyak apa yang Anda inginkan! Pertanyaannya tak pernah berubah dari jaman Taman Eden sampai hari ini. Sebanyak apa yang Anda inginkan dari Dia?
Amin.
Tuhan Yesus Memberkati...
Minggu, 23 Oktober 2016
Rasa Cukup
Matius 6:11 Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya
Mengapa kita harus mampu merasa cukup?
1. Agar tidak mensiasiakan kemurahan Tuhan.
Amsal 25:16 Kalau engkau mendapat madu, makanlah secukupnya, jangan sampai engkau terlalu kenyang dengan itu, lalu memuntahkannya.
2. Agar kita tidak hidup hanya dalam dunia hayalan
Roma 12:3 Berdasarkan kasih karunia yang dianugerahkan kepadaku, aku berkata kepada setiap orang di antara kamu: Janganlah kamu memikirkan hal-hal yang lebih tinggi dari pada yang patut kamu pikirkan, tetapi hendaklah kamu berpikir begitu rupa, sehingga kamu menguasai diri menurut ukuran iman, yang dikaruniakan Allah kepada kamu masing-masing.
3. Supaya kita dapat mengucap syukur
Filipi 4:11-12 Kukatakan ini bukanlah karena kekurangan, sebab aku telah belajar mencukupkan diri dalam segala keadaan.
Aku tahu apa itu kekurangan dan aku tahu apa itu kelimpahan. Dalam segala hal dan dalam segala perkara tidak ada sesuatu yang merupakan rahasia bagiku; baik dalam hal kenyang, maupun dalam hal kelaparan, baik dalam hal kelimpahan maupun dalam hal kekurangan.
Kita bersyukur bukan karena keadaan senang, tetapi untuk menyenangkan segala keadaan.
Pada dasarnya Tuhan ingin memberi berkelimpahan, tetapi kita hanya bisa menerima berkecukupan.
Maka saat kita menerima berlimpah, itu berarti kita harus dapat membagi kepada yg lain.
Kekurangan bukan suatu keadaan tapi itu merupakan sikap hati.
Tuhan Memberkati.
Rabu, 19 Oktober 2016
Rasa Cukup
Matius 6:11 Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya
Mengapa kita harus mampu merasa cukup?
1. Agar tidak mensiasiakan kemurahan Tuhan.
Amsal 25:16 Kalau engkau mendapat madu, makanlah secukupnya, jangan sampai engkau terlalu kenyang dengan itu, lalu memuntahkannya.
2. Agar kita tidak hidup hanya dalam dunia hayalan
Roma 12:3 Berdasarkan kasih karunia yang dianugerahkan kepadaku, aku berkata kepada setiap orang di antara kamu: Janganlah kamu memikirkan hal-hal yang lebih tinggi dari pada yang patut kamu pikirkan, tetapi hendaklah kamu berpikir begitu rupa, sehingga kamu menguasai diri menurut ukuran iman, yang dikaruniakan Allah kepada kamu masing-masing.
3. Supaya kita dapat mengucap syukur
Filipi 4:11-12 Kukatakan ini bukanlah karena kekurangan, sebab aku telah belajar mencukupkan diri dalam segala keadaan.
Aku tahu apa itu kekurangan dan aku tahu apa itu kelimpahan. Dalam segala hal dan dalam segala perkara tidak ada sesuatu yang merupakan rahasia bagiku; baik dalam hal kenyang, maupun dalam hal kelaparan, baik dalam hal kelimpahan maupun dalam hal kekurangan.
Kita bersyukur bukan karena keadaan senang, tetapi untuk menyenangkan segala keadaan.
Pada dasarnya Tuhan ingin memberi berkelimpahan, tetapi kita hanya bisa menerima berkecukupan.
Maka saat kita menerima berlimpah, itu berarti kita harus dapat membagi kepada yg lain.
Kekurangan bukan suatu keadaan tapi itu merupakan sikap hati.
Tuhan Memberkati.
Langganan:
Postingan (Atom)


