Tampilkan postingan dengan label SETIA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label SETIA. Tampilkan semua postingan

Kamis, 27 Oktober 2016

Loyalitas dalam tindakan nyata.

Loyalitas dalam tindakan nyata. 

Rut 2 : 1-23.
Loyalitas = integritas, jadi hidup loyalitas dalam tindakan nyata ada beberapa hal yang harus kita perhatikan :
1. loyalitas berarti komitmen
    dan integritas.
Artinya :
apakah komitmen itu ? komitmen adalah suatu janji pada diri sendiri ataupun orang lain yang tercermin dalam tindakan-tindakan seseorang.
faktor pemicu mulai dari keyakinan yang goyah, gaya hidup yang tidak benar, pengaruh lingkungan, hingga ketidakmampuan mengatasi berbagai persoalan kehidupan. gagal dalam komitmen menujukkan lemahnya integritas diri.
2. loyalitas berarti tanggung
    jawab.
Artinya :
tanggung jawab adalah tanda dari kedewasaan pribadi. orang yang berani mengambil tanggung jawab adalah mereka yang bersedia mengambil risiko, memperbaiki keadaan, dan melakukan kewajiban dengan kemampuan yang terbaik.
3. loyalitas berarti dapat
    dipercaya, jujur dan setia.
Artinya :
Kehidupan kita akan menjadi dipercaya, apabila perkataan kita sejalan dengan perbuatan kita.
4. Loyalitas berarti konsisten.
Artinya :
Loyalitas berarti tetap pada pendirian. orang yang loyalitas adalah orang yang tegas pada keputusan dan pendiriannya tidak goyah.
selalu ada harga yang harus dibayar untuk sebuah loyalitas dimulai dari penguasaan diri dan sikap disiplin.
5. Loyalitas berarti menguasai
    dan mendisiplin diri.
Artinya :
Banyak orang keliru menggambarkan sikap disiplin sehingga menyamakan disiplin dengan bekerja keras tanpa istirahat.
padahal sikap disiplin berarti melakukan yang seharusnya dilakukan, bukan sekedar hal yang ingin dilakukan.
disiplin mencerminkan sikap pengendalian diri, suatu sikap hidup yang teratur dan seimbang.
6. Loyalitas berarti
    berkualitas.
artinya :
loyalitas menentukan kuantitas.
bila kita loyalitas maka hidup kita tidak akan diremehkan.
loyalitas hidup berkualitas adalah kehidupan yang membiarkan orang luar menilai diri kita.
Haleluya. Amin. Gbu

Rabu, 26 Oktober 2016

Spirit of Excellent

Memperhatikan Nilai Spirit of Excellent, Daniel 6:1-11

Demi didengar Daniel, bahwa surat perintah itu telah dibuat, pergilah ia ke rumahnya. Dalam kamar atasnya ada tingkap-tingkap yang terbuka ke arah Yerusalem; tiga kali sehari ia berlutut, berdoa serta memuji Allahnya, seperti yang biasa dilakukannya.  (Daniel 6:11)

Belajar dari daniel yang memiliki keberanian untuk tetap melakukan kebiasaannya yaitu memuji dan menyembah Tuhan meskipun dikeluarkan larangan untuk menyembah selain kepada raja.
Daniel tidak takut pada ancaman sekitar, baginya Allah yang ia sembah lebih besar dari allah/raja manapun.

Kadang tantangan/pergumulan dalam kehidupanpun membuat roh saya menjadi lemah,  merasa tidak kuat dalam hal pengendalian diri, sehingga segala sesuatunya ingin dilakukan dengan kekuatan sendiri.
Bersyukur jika sampai pada hari ini, masih bisa berdoa dan menyerahkan semua pergumulan kedalam tangan Tuhan, dan percaya tak ada sesuatupun yang terjadi tanpa seijin Tuhan.
Doa membuat saya lebih tenang dan mengandalkan Tuhan daripada kekuatan sendiri.
Godbless

Selasa, 25 Oktober 2016

Loyalitas berbuah Loyalitas.

Loyalitas berbuah Loyalitas.
2 Raja-raja 4 : 18-37.

Loyalitas berbuah Loyalitas sama artinya hukum tabur tuai.

kalau kita berbicara mengenai loyalitas berbuah loyalitas , bukan hanya diaplikasikan dengan pemberian uang,
yaitu usaha supaya mendapat lipat kali ganda dari apa yang diberikan kepada gereja, tetapi mestinya diaplikasikan dengan kehidupan yang sesuai dengan kekekalan atau menabur dalam roh akan menuai kekekalan.

Karena jika kita tidak mengarahkan kepada kekekalan, maka kita akan terjebak menjadi hamba mamon (uang) yang membuat kita menjadi manusia yang hidup dalam kedagingan dan keangkuhan hidup, dimana akhirnya akan menyeret kita kedalam kebinasaan.

Firman Tuhan di Galatia 6 : 8 mengatakan:
Sebab barangsiapa menabur dalam dagingnya, ia akan menuai kebinasaan dari dagingnya, tetapi barangsiapa menabur dalam Roh, ia akan menuai hidup yang kekal dari Roh itu.

Pengertian loyalitas berbuah loyalitas juga harus diaplikasikan dengan kehidupan pelayanan yang dipersembahkan kepada Tuhan tanpa batas.

Orang yang berlelah bagi Tuhan suatu kali akan menuai kelelahannya dengan menerima kemuliaan bersama dengan Tuhan Yesus.
Hanya orang yang berlelah bagi Tuhan yang akan memperoleh tempat perhentian; suatu kelegaan yang tidak dapat dijelaskan.

Memang bagi daging, tidak enak hidup dalam pengabdian kepada Tuhan yang memberikan segenap hidup tanpa batas bagi Tuhan bahkan kadang sampai pada taraf menyakitkan.

Tetapi harus disadari bahwa kesempatan hidup ini hanya satu kali dan singkat.
Firman Tuhan mengatakan bahwa orang-orang yang menabur dengan mencucurkan air mata, akan menuai dengan bersorak-sorai.

.. Haleluya. Amin. Gbu

Jumat, 21 Oktober 2016

Ekspresi Loyalitas Maria.

Ekspresi Loyalitas Maria. 
Yohanes 11 : 1-57. 



Ekspresi loyalitas = memiliki hati hamba dimana dasar memiliki hati hamba atau ekspresi loyalitas ciri-cirinya : 

1. Seorang yang mau berusaha  menyenangkan hati Tuhan. 
Artinya : 
Orang yang ingin cepat selesai dengan tanggung jawabnya, tanpa didasari kerinduan memberi yang baik akan menhasilkan sesuatu yang berbeda dibanding dengan orang yang benar-benar ingin loyal dengan Tuhannya.

Saya percaya sikap yang demikian akan menghasilkan sesuatu yang biasa-biasa saja, tetapi yang mempunyai kerinduan untuk menyenangkan Tuhan pasti menghasilkan yang lebih baik.

2. Seorang hamba yang  bergantung penuh kepada   Tuhan. 
Artinya : 
Seringkali kita melihat dalam pelayanan kita, kita berkata “wahh, ini tuh sudah ga bisa. Sudah kartu mati.” Kita lupa punya Tuhan.
Seorang pernah berkata begini, Jika kita mengandalkan manusia, kita akan mendapatkan apa yang dapat di hasilkan oleh manusia, jika kita mengandalkan Tuhan, kita akan mendapatkan hasil dari pekerjaan Tuhan.

3. Hamba yang mau berkorban  untuk Tuhan. 
Artinya : 
Korban waktu, perasaan, tenaga, uang bahkan apapun termasuk hidup kita jika Tuhan minta.
kita harus mau berikan karena kita tahu dengan melakukan hal-hal itu kita sedang menyenangkan Hati Tuhan. Berhenti untuk minta orang lain berkorban bagi kita mulai dari diri kita dulu mau berkorban bagi sesama kita.

4. Seorang yang mengerti  otoritas pemimpin. 
Artinya : 
Seringkali, kesombongan ini menjadi penyakit kita. 
Kita merasa yang paling senior, yang paling kuat, yang paling pinter, sehingga merasa tidak harus diperintah-perintah. Tidak perlu untuk disuruh-suruh. Bagaimana pun, senioritas itu harus dihormati, tetapi tetap harus ingat senioritas harus tetap di bawah otoritas.
Jika organisasi mau berjalan dengan baik, harus tunduk kepada otoritas. 
Masing-masing ada bagiaanya yang perlu untuk dilakukan. Inilah sikap dari kerendahan hati. 

Haleluya.Gbu

Selasa, 18 Oktober 2016

APAKAH SETIA ITU CUKUP?

APAKAH SETIA ITU CUKUP?


Hatiku tergoncang tak berdaya
melihat sesuatu yang amat berarti bagiku
hilang begitu saja dari hadapanku
tak kupercaya aku harus merasakan kehilangan ini
Kusadari semua ini adalah proses dariMu
proses yang Engkau ijinkan terjadi di hidupku
proses untuk membuatku lebih kuat dan tegar
proses yang akan mengubahkanku
Aku pun berusaha menjalankan proses ini
berusaha setia dengan ujian ini
berusaha setia untuk tetap kuat
berusaha setia untuk tetap tegar
Tapi setelah sekian lama aku berusaha setia
mengapa aku merasa semakin lemah dan goyah
tak ada pemulihan terjadi dalam hatiku
yang ada hatiku semakin tergoncang dan terkoyak
Tuhan, mengapa ini terjadi
mengapa aku merasa semakin lemah dan goyah
di manakah pemulihan itu?
di manakah perubahan itu?
Tetapi Dia menjawabku dengan lembut
anakKu, engkau memang setia
setia menjalankan proses dariKu
tapi engkau menjalankannya dengan prosedurmu
bukan dengan prosedurKu
bukan dengan prosedur FirmanKu
Aku mengharapkan engkau tidak hanya setia
tapi juga mau melihat bagaimana prosedurKu untukmu
yang Aku ingin engkau lakukan adalah
jalankan proses ini dengan setia sesuai prosedurKu
Tuhan ampuni aku
aku sadar ternyata setia itu tidak cukup
aku mau melihat bagaimana prosedurMu
aku mau jalankan proses ini dengan setia
dan menjalankannya sesuai prosedurMu.

Jumat, 14 Oktober 2016

Loyalitas yang mendatangkan pemeliharaan Tuhan

BMH 
Loyalitas yang mendatangkan pemeliharaan Tuhan. 
2 Raja-raja 4 : 1-7. 


Loyalitas adalah salah satu hal yang tidak dapat dibeli dengan uang. 
Loyalitas hanya bisa didapatkan, namun tidak bisa dibeli. 

Mendapatkan loyalitas dari seseorang bukanlah sesuatu pekerjaan yang mudah untuk dilakukan, karena ada harga yang harus dibayar yaitu taat, setia dan konsisten melakukan apa yang diperintahkan oleh pemimpinnya. 

sama seperti Elisa, dia sungguh taat, setia dan konsisten menjadi muridnya Elia, dia memiliki Totalitas dalam segala hal, sebab Elisa tahu dan sangat mengenal Elia sehingga Elisa minta pengurapan dua kali lipat dari yang dimiliki Elia dan Tuhan memberinya kepada Elisa sebagai penerus untuk melanjutkan pekerjaan Elia. 

Bagaimana dengan hidup kita  ? 

Apakah kita sudah memiliki hati yang Loyalitas dan Totalitas saat Tuhan utus menjadi berkat bagi orang lain melalui rencanaNya atas hidup kita  ? 

Apakah kita percaya dan mengenal penuh atas pemimpin atau bapa rohani yang Tuhan tetapkan dalam melayani Tuhan  ? 

Mari kita sama-sama belajar dari Yesus bagaimana kita bersikap, berpikir dan bertindak dari hati kita bukan dari apa yang kita lihat, tetapi apa kata Tuhan... 

yang jelas saat kita Loyalitas, maka pemeliharaan Tuhan sempurna. 

Jadilah seorang yang bijaksana, seperti perumpamaan 5 gadis yang bodoh dan 5 gadis yang bijaksana pada saat menyongsong mempelai laki-laki yaitu Yesus Kristus sendiri. 

.. Haleluya. Amin. Gbu