Kamis, 10 November 2016
KEHIDUPAN YANG BAIK
Selasa, 01 November 2016
Sudahkah Kamu Mengijinkan Tuhan yang Mengambil Alih?
Sudahkah Kamu Mengijinkan Tuhan yang Mengambil Alih?
Di saat aku berada di tengah persimpangan hidup seringkali aku berdoa : "Tuhan aku menyerahkan masalahku ke dalam tanganmu biar engkau yang turun tangan". Namun aku mencoba menyelesaikannya dengan caraku sendiri, berakhir dengan keputusasaan, dan aku bertanya mengapa ini semua terjadi?
Di saat aku berada di tengah kebimbangan seringkali aku datang kepadaNya dan berseru :"Biar kehendakMu yang terjadi bukan kehendakku". Namun, yang kulakukan adalah keinginanku, bukan keinginan Tuhan, berakhir dengan kekacauan, dan aku bertanya apa yang sudah kulakukan?
Di saat aku merasa sendirian seringkali aku berkata : "Aku percaya bahwa Kau ada bersamaku". Namun, aku memilih mencari kasih di luar, berakhir dengan luka di hati dan aku bertanya di manakah Kau?
Di saat aku merasa goyah seringkali aku berjanji : "Aku mau mengandalkan Engkau bukan kekuatanku sendiri". Namun, aku sibuk mencari manusia, berharap penuh kepada mereka, berakhir dengan kekecewaan, dan aku mengeluh tidak satupun manusia yang dapat aku andalkan.
Aku menjadi sangat lelah, dan mengeluh kepadaMu untuk kesekian kalinya. "Tuhan aku kan sudah menyatakan menyerahkan semuanya kepadaMu, tetapi mengapa Kau seolah tidak mendengar, dan membiarkan aku menanggung semuanya sendiri?"
Di tengah kekecewaan aku disadarkan oleh jawabanNya.
Aku mendengar Tuhan berkata :
Nak, Aku mendengar setiap keluhan, teriakan minta tolong, dan semua persoalanmu, Aku diam bukan karena tidak peduli, bukan karena Aku meninggalkanmu, Aku hanya sedang menantikan kapan kau akan membuka tanganmu, melepaskan setiap pergumulanmu, dan benar-benar mengijinkan Aku mengambil alih semuanya dari genggamanmu.
Teman,
Jika saat ini kau baru saja berdoa kepadaNya untuk menyerahkan semua pergumulanmu, pastikan bahwa engkau sudah membuka tanganmu dan hatimu untuk mengijinkan Tuhanlah yang mengambil alih semuanya.
(Sumber HTCOM)
Kamis, 27 Oktober 2016
Medan Perang Pikiran
Jangan bangun dari tempat tidur dengan ketakutan dan keputusasaan .
Bangunlah setiap pagi dengan kesiapan menginjak-injak iblis.
Bagaimana caranya ?
DENGAN MENYERUKAN AYAT FIRMAN TUHAN.
Sekalipun tentara berkemah mengepung aku, tidak takut hatiku; sekalipun timbul peperangan melawan aku, dalam hal itu pun aku tetap percaya.
Iblis sudah kalah kuasanya 2000 thn yg lalu , yang ada sekarang hanyalah aumannya saja.
Lakukan peperangan kita sendiri.
Peperangan kita tidak bisa dilakukan oleh orang lain.
Kita yang harus berperang bagi diri kita sendiri.
Orang lain hanya bisa mendorong kita , berdoa untuk kita , tetapi ketika kita masuk ke medan perang dalam pikiran kita , maka hanya firman Tuhan yang kita ucapkan dan percayai yang dapat menolong kita memenangkan pertandingan iman .
Kenakanlah seluruh perlengkapan senjata Allah, supaya kamu dapat bertahan melawan tipu muslihat Iblis;
dan terimalah ketopong keselamatan dan pedang Roh, yaitu firman Allah
TUHAN YESUS MEMBERKATI.

