Tampilkan postingan dengan label PERCAYA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label PERCAYA. Tampilkan semua postingan

Kamis, 15 Desember 2016

PERSEMBAHAN yang berkenan

2 Kor 9:7 Hendaklah masing-masing memberikan menurut kerelaan hatinya, jangan dengan sedih hati atau karena paksaan, sebab Allah mengasihi orang yang memberi dengan sukacita."



PERSEMBAHAN yang INDAH ,  BERKENAN dan DITERIMA oleh TUHAN;
PERSEMBAHAN yang di berikan dengan RELA,TULUS dan SUKACITA tanpa ada MOTIVASI dibalik nya, 

Senin, 24 Oktober 2016

4 ALASAN MENGAPA KITA TIDAK PERLU KHAWATIR

4 ALASAN MENGAPA KITA TIDAK PERLU KHAWATIR

“Karena itu Aku berkata kepadamu: Janganlah kuatir akan hidupmu, akan apa yang hendak kamu makan atau minum, dan janganlah kuatir pula akan tubuhmu, akan apa yang hendak kamu pakai. Bukankah hidup itu lebih penting dari pada makanan dan tubuh itu lebih penting dari pada pakaian?” (Matius 6:25)



Kekuatiran pada dasarnya adalah masalah penguasaan atau pengendalian diri.  Kekuatiran berusaha untuk mengendalikan apa yang tidak dapat dikendalikan. Kita tidak dapat mengendalikan ekonomi, jadi kita merasa kuatir tentang ekonomi. Kita tidak dapat mengendalikan anak-anak kita, maka kita merasa kuatir tentang mereka. Kita tidak dapat mengendalikan masa depan, maka kita kuatir tentang bagaimana masa depan kita nanti. Tapi sayangnya, kekuatiran tidak pernah memberikan solusi atau jalan keluar pada kita! Kekuatiran benar-benar merupakan sesuatu yang tidak ada gunanya sama sekali bagi hidup kita.

Ketika memberikan kothbah di bukit, Yesus menyatakan 4 alasan mengapa kita tidak perlu kuatir lagi.

1.Kekuatiran adalah sesuatu yang tidak masuk akal
Matius 6:25 berkata, “Karena itu Aku berkata kepadamu: Janganlah kuatir akan hidupmu, akan apa yang hendak kamu makan atau minum, dan janganlah kuatir pula akan tubuhmu, akan apa yang hendak kamu pakai. Bukankah hidup itu lebih penting dari pada makanan dan tubuh itu lebih penting dari pada pakaian?”
Yesus berkata jika itu bukan sesuatu yang bersifat kekal, tidak perlu kita kuatir tentangnya. Adalah kebodohan jika kita merasa kuatir tentang sesuatu yang dapat kita ubah. Merasa kuatir tentang sesuatu yang tidak dapat kita ubah juga tidak ada gunanya. Jadi kekuatiran adalah sesuatu yang tidak masuk akal.

2. Kekuatiran Itu Tidak Wajar
Tuhan Yesus memberi ilustrasi dari alam di Matius 6:26: “Pandanglah burung-burung di langit, yang tidak menabur dan tidak menuai dan tidak mengumpulkan bekal dalam lumbung, namun diberi makan oleh Bapamu yang di sorga. Bukankah kamu jauh melebihi burung-burung itu?”
Hanya ada satu makhluk ciptaan Tuhan yang merasa kuatir: manusia. Kitalah satu-satunya makhluk ciptaan Tuhan yang tidak percaya kepadaNya, dan hal iltu merupakan sebuah ketidakwajaran.

3. Kekuatiran itu Sesuatu yang Tidak Bermanfaat
Kekuatiran tidak dapat merubah apapun. Matius 6:27 berkata, “Siapakah di antara kamu yang karena kekuatirannya dapat menambahkan sehasta saja pada jalan hidupnya?”
Ketika Anda merasa kuatir tentang suatu hal atau masalah dalam hidup Anda, kekuatiran tersebut tidak akan membantu Anda menemukan jalan keluar untuk masalah tersebut. Kekuatiran itu seperti ketika kita duduk di kursi goyang; kita melakukan banyak kegiatan, mengeluarkan banyak tenaga dan gerakan, tetapi tidak ada kemajuan sama sekali. Kekuatiran tidak dapat merubah apapun di dunia ini kecuali Anda. Ya, kekuatiran membuat Anda menjadi galau!

4. Kekuatiran itu Tidak Perlu
Matius 6:30 mengatakan, “Jadi jika demikian Allah mendandani rumput di ladang, yang hari ini ada dan besok dibuang ke dalam api, tidakkah Ia akan terlebih lagi mendandani kamu, hai orang yang kurang percaya?”
Jika kita percaya kepada Tuhan, maka kita tidak perlu merasa kuatir tentang apapun juga. Mengapa? Karena Ia telah berjanji untuk memenuhi segala sesuatu yang kita perlukan dan butuhkan: “Allahku akan memenuhi segala keperluanmu menurut kekayaan dan kemuliaan-Nya dalam Kristus Yesus.” (Filipi 4:19).

Jika Anda bertanya, apakah kita juga tidak perlu kuatir tentang tagihan bulanan yang masing-masing kita harus lunasi tiap bulannya? Jawabannya adalah “Ya” Apakah dalam hal ini kita juga tidak perlu kuatir tentang masalah yang terjadi dalam hubungan dengan sesama? Jawabnya masih “Ya”. Apakah termasuk didalamnya kita tidak perlu kuatir tentang mimpi, cita-cita, tujuan hidup serta ambisi kita? “Ya”. Lalu bagaimana dengan masalah kesehatan yang tidak kita ketahui cara mengatasinya, apakah kita tidak perlu kuatir juga? “Ya” Karena Ia sendiri yang akan memenuhi kebutuhan kita melalui Kristus Yesus.
Jadi, mulai hari ini, tinggalkan setiap jenis kekuatiran yang menguasai hidup kita dan letakkan iman percaya kita kepada Sang Pencipta kita, karena Ia sendiri yang akan menyediakan segala yang kita perlukan pada waktuNya.
“Janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apapun juga, tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur. Damai sejahtera Allah, yang melampaui segala akal, akan memelihara hati dan pikiranmu dalam Kristus Yesus.” Filipi 4:6-7
TUHAN YESUS MEMBERKATI ^^

Minggu, 23 Oktober 2016

WHAT DO YOU SEE?

APAKAH YANG ANDA LIHAT?
(WHAT DO YOU SEE?)

Markus 11:24
Karena itu Aku berkata kepadamu: apa saja yang kamu minta dan doakan, percayalah bahwa kamu telah menerimanya, maka hal itu akan diberikan kepadamu.



Ada sebuah kisah nyata saat, seorang wanita buta di doakan seorang penginjil dalam sebuah KKR. Setelah didoakan, penginjil itu bertanya, "Sekarang, katakan apa yang Anda lihat." Wanita ini mencoba membuka matanya hanya untuk diberitahu, "Tutup matamu. Katakan padaku apa yang Anda lihat. "Dia membuka matanya lagi hanya untuk diberitahu," Saya tidak mengatakan untuk membuka matamu. Aku bertanya apa yang Anda lihat. Tutup matamu! Sekarang, ceritakan apa yang Anda lihat."
Hal ini berlangsung untuk beberapa lama, sampai wanita ini menyadari bahwa penginjil itu bertanya padanya apa yang dia lihat di dalam. Apakah dia melihat dirinya melihat? Ketika dia mengerti itu, dia mengatakan, "Saya melihat diri saya dapat melihat." Kemudian, penginjil tersebut mengatakan, "Sekarang, perlahan-lahan bukalah matamu." 
Saat itu juga, ia membuka matanya dan dapat melihat!

Ketika Anda berdoa sekarang, apa yang Anda lihat dalam diri Anda? Apakah Anda berdoa untuk kesembuhan seseorang, tapi melihat orang itu dalam peti mati? Apakah Anda berdoa untuk terobosan keuangan, tapi melihat bank mengejar Anda sampai Anda bangkrut?

Anda lihat, Anda tidak mendapatkan apa yang Anda doakan. Anda mendapatkan apa yang Anda percaya Anda terima ketika Anda berdoa. Yesus berkata, "Karena itu Aku berkata kepadamu, hal apa saja yang kamu minta dan doakan, percayalah bahwa kamu telah menerimanya, dan kamu akan menerimanya."

Saudaraku terkasih, "apa saja" mencakup setiap kebutuhan Anda. Dan percaya bahwa Anda menerimanya sebelum memiliki mereka. Yesus pernah mengatakan kepada seorang perwira, "Pergilah, dan seperti yang Anda percayai, terjadilah itu." Hamba perwira itu disembuhkan jam yang sama. (Matius 08:13) 
Perwira itu percaya bahwa ia menerima mujizat-Nya bahkan sebelum ia melihatnya di alam jasmani.
Jadi, ketika Anda berdoa, apakah yang benar-benar Anda percaya dan melihat di dalam hatimu?
"Yah, Pak, aku benar-benar tidak bisa melihatnya."

Jangan berdoa dulu, tapi ubahlah penglihatan (visi) anda dulu, itu hal terpenting. 
Mulailah melihat diri Anda dengan jawaban doa saudara. Lihatlah diri anda sembuh. 
Lihatlah diri Anda tinggal di rumah yang lebih besar yang Anda butuhkan. 
Lihatlah diri Anda menikmati lebih dari cukup. Ketika Anda bisa melihatnya dan percaya, kemudian berdoa dalam iman, dan Anda akan memiliki apa pun yang Anda minta!

Amin...


Tuhan Yesus Memberkati...