Senin, 31 Oktober 2016

Kuasa Darah YESUS KRISTUS

Kuasa Darah YESUS KRISTUS

5 ayat Alkitab ini menampilkan Efek Kuasa penumpahan Darah-Nya.

Darah Yesus memberikan satu-satunya solusi untuk masalah terbesar saya. Saya lahir ke dunia yang jatuh, mengundurkan diri untuk berpartisipasi dalam keberadaan merosot tanpa harapan pemulihan. Rasa sakit dari dosa dan kematian segera melekat pada saya dan dimasukkan ke dalam gerak terus-menerus kerusakan akibat kematian, setiap hari menggambar saya lebih dekat ke kematian kekal saya. Bahkan kemauan saya sendiri, terpisah dari Allah, akan dimiliki oleh musuh terbesar saya untuk menyebarkan kebohongan dan untuk menutup nasib saya sendiri. Terlepas dari kekuatan penebusan darah Yesus Kristus, saya ditakdirkan. Namun Allah menunjukkan kasih-Nya sendiri bagi saya bahwa ketika saya masih berdosa, Kristus telah mati untuk saya (Roma 5: 8). Masalah terbesar saya dipecahkan!

Darah Yesus memiliki kuasa untuk melepaskan cengkeraman kutukan yang besar, konsekuensi untuk yang beragam. Saya telah memberikan daftar bawah, bersama dengan satu ayat bagi setiap item, yang membuat Anda memulai pada perjalanan Anda melalui kekayaan masing-masing kebenaran mulia.

1. utang saya dibayar, sekali dan untuk semua: "Jadi Kristus ditawarkan sekali untuk menanggung dosa banyak orang. Bagi mereka yang sabar menunggu Nya Ia akan muncul yang kedua kalinya, selain dari dosa, untuk keselamatan. "(Ibrani 9:28).

2. Saya dibenarkan: "Lebih-lebih, karena kita sekarang telah dibenarkan oleh darah-Nya, kita pasti akan diselamatkan dari murka Allah. "(Roma 5: 9).

3. Saya diampuni: "Di dalam Dia kita memiliki penebusan kita, yaitu pengampunan dosa, menurut kekayaan kasih karunia-Nya" (Efesus 1: 7).

4. Saya terhindar dari murka Allah: "Lebih-lebih, karena kita sekarang telah dibenarkan oleh darah-Nya, kita pasti akan diselamatkan dari murka Allah. "(Roma 5: 9).

5. Saya disembuhkan secara rohani; satu hari bahkan daging-Ku akan diganti dengan tubuh yang tidak binasa: "... yang sendiri telah memikul dosa kita di dalam tubuh-Nya di kayu salib, supaya kita, setelah mati bagi dosa, hidup untuk kebenaran mungkin demi bilur-bilur kamu telah sembuh." ( I Petrus 2:24).

To be continued The power of blood of Christ....

Ingat sdr/i dan sy sdh dimetreikan oleh darah Tuhan Yesus Kristus...

Amin!

Grace to you...

Tuhan Yesus Memberkati...

Minggu, 30 Oktober 2016

MENGAPA TUHAN BELUM MENJAWAB DOAKU?

MENGAPA TUHAN BELUM MENJAWAB DOAKU?

Di saat aku merasa goyah seringkali aku berjanji :
"Aku mau mengandalkan
Engkau bukan kekuatanku sendiri".

Namun,
aku sibuk mencari manusia, berharap penuh kepada mereka, berakhir dengan kekecewaan, & aku
mengeluh tidak satupun manusia yang dapat aku andalkan.

Aku menjadi sangat lelah, & mengeluh kepadaMu untuk kesekian kalinya.
"Tuhan aku kan sudah
menyatakan menyerahkan semuanya kepadaMu, tetapi mengapa Kau seolah olah tidak mendengar, & membiarkan aku menanggung semuanya sendiri?"

Di tengah kekecewaan aku disadarkan oleh jawabanNya.
Aku mendengar Tuhan berkata :
Nak, Aku mendengar setiap keluhan, teriakan minta tolong, & smua persoalanmu,
Aku diam bukan karena
tidak peduli, bukan karna Aku meninggalkanmu,
Aku hanya sedang menantikan kapan
kau akan membuka tanganmu,
melepaskan setiap pergumulanmu, & benar-benar mengijinkan Aku mengambil alih semuanya dari
genggamanmu.

Sahabatku,
Jika saat ini kamu baru saja berdoa kepadaNya untuk menyerahkan semua pergumulanmu,
pastikan bahwa engkau sudah membuka tanganmu & hatimu untuk mengijinkan Tuhanlah yang
mengambil alih smuanya.

"Serahkanlah kuatirmu kepada TUHAN, maka Ia akan memelihara engkau!
Tidak akan slama-lamanya dibiarkan-Nya orang Benar itu Goyah .
( Mazmur 55 : 23 )

Sumber : Jesus Grace

PERTOBATAN YANG SEJATI

PERTOBATAN YANG SEJATI

Matius 18:3  lalu berkata: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika kamu tidak bertobat dan menjadi seperti anak kecil ini, kamu tidak akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga. 



Tidak melakukan pertobatan yang sejati dihadapan Tuhan Yesus maka seseorang tidak akan masuk ke dalam kerajaan sorga.
Tuhan Yesus memakai contoh anak kecil untuk mengajarkan sikap pertobatan yang benar itu, yaitu dengan ketulusan dan kerendahan hati untuk mengenakan kehidupan yang baru dihadapan Tuhan.
Anak kecil memiliki sikap yang murni dan terbuka untuk diajar, dibentuk, dan diatur. 
Sikap demikianlah yang sesuai dengan sifat Kerajaan Sorga. 
Anggota Kerajaan Sorga bukan terdiri dari orang-orang mementingkan kepentingan pribadinya, namun mereka adalah orang-orang yang taat, tunduk, dan hidup bagi kepentingan Tuhan dan selalu bersedia diatur oleh Sang Raja Agung : Tuhan Yesus Kristus. 
Jadi Tuhan menunjuk anak kecil sebagai contoh kepolosan yang mudah dibentuk sesuai dengan kehendak Tuhan. 
Fakta kehidupan hari-hari ini sering kali banyak menunjukkan adanya pertobatan yang tidak murni yang dilakukan oleh orang-orang Kristen di zaman ini.
Hal yang sudah sering terjadi hari-hari ini, kalau seseorang belum dalam satu keadaan yang terjepit maka belum mencari Tuhan dengan sungguh-sungguh. 
Banyak orang ketika dilanda masalah yang berat di luar kemampuannya untuk mengatasi maka barulah ia mulai datang kepada Tuhan dan rajin pergi ke gereja. Pada hakekatnya orang-orang seperti itu mencari Tuhan dan ke gereja bukan karena untuk mencari Tuhan untuk melakukan pertobatan secara benar, tetapi hanya karena memperoleh jalan keluar dari persoalan yang dihadapinya. 
Ada orang-orang terpidana mati karena kasus-kasus tertentu, sebelum menghadapi eksekusi mereka mulai bersungguh-sungguh beribadah mencari Tuhan. 
Perubahan mereka yang drastis tersebut sering selalu dianggap sebagai pertobatan yang benar dan murni. Apakah pertobatan yang dilakukan oleh orang-orang dalam kondisi terdesak adalah pertobatan yang benar?

Fenomena di atas ini ada dalam kehidupan sebagian besar masyarakat Kristen sehari-hari. 
Tidak sedikit orang Kristen yang pertobatannya hanya karena didorong oleh kebutuhan fana, yaitu menghadapi masalah-masalah dunia yang berat di luar kemampuannya atau karena kebutuhan jasmani mendesak yang tidak sanggup ia penuhi. 
Setelah memperoleh jalan keluar dari persoalan-persoalan hidup tersebut, tidak jarang kalau mereka tidak lagi mencari Tuhan untuk bertumbuh dalam kedewasaan iman yang benar. 
Mereka merasa sudah bertobat dan merasa tidak perlu membangun pertobatan yang dewasa atau berkualitas tinggi. 
Pertobatan yang benar bukan sekadar karena didorong oleh kebutuhan jasmani, juga bukan sekadar perubahan moral dari moral orang berdosa menjadi moral orang beragama. 
Teks Yunani kata "bertobat" di Matius 18:3 adalah "Metanoia" yang artinya perubahan cara berpikir.
Jadi pertobatan yang benar yang dikehendaki oleh Tuhan adalah perubahan pola berpikir (metanoia) secara berkesinambungan.
Tuhan menunjuk anak kecil sebagai tolak ukurnya dimana Tuhan menghendaki pola berpikir kita harus benar-benar murni datang kepada Tuhan bertobat dengan sungguh-sungguh tanpa ada motivasi terselubung, terus membawa diri kepada buah pertobatan yang benar dengan menyelenggarakan hidup yang semakin serupa dengan Kristus.

Sejak manusia jatuh dalam dosa dan kehilangan kemuliaan Allah, manusia tidak mampu membangun hubungan yang harmoni atau ideal dengan Allah. 
Seruan pertobatan yang disampaikan oleh Tuhan Yesus adalah seruan agar manusia dapat menemukan relasinya dengan Allah sebagai kekasih-Nya, yaitu kekasih dalam hubungan antara Bapa dan anak dan hubungan sebagai mempelai Kristus. 
Dengan kalimat lain, Tuhan menghendaki adanya hubungan yang istimewa secara nyata dengan diri-Nya. 
Dalam hal ini manusia hendak ditempatkan di tempat sesuai dengan rancangan Allah semula yaitu menjadi manusia yang memiliki nature kodrat ilahi yang dalam segala tindakannya selalu sesuai dengan kehendak Bapa.
Sejatinya pertobatan yang benar bukan hanya sekadar berhenti berbuat dosa dan menjadi orang bermoral yang santun melakukan hukum. Pertobatan yang sejati harus didorong oleh kebutuhan yang kuat yaitu Tuhan sendiri sebagai kebutuhan satu-satunya. 
Orang-orang seperti ini adalah orang yang tidak akan bertindak sembarangan, setiap kali tindakannya selalu berusaha mengenakan pikiran dan perasaan Kristus.
Inilah buah pertobatan yang sejati yaitu menjadikan Tuhan sebagai kekasih abadi. 
Pertobatan yang sejati akan melahirkan atau membuahkan kehidupan hubungan yang istimewa dengan Tuhan.

Pertobatan yang dewasa atau berkualitas tinggi adalah pertobatan yang didorong oleh suatu kebutuhan yang sangat kuat dalam dirinya, bahwa ada rongga kosong dalam jiwanya yang tidak dapat diisi oleh siapa pun dan apa pun kecuali oleh Tuhan Yesus sendiri. 
Terkait dengan hal ini, harus dijelaskan bahwa pertobatan bukan sekadar terjadi satu kali seperti sebuah titik, tetapi seperti garis panjang yang harus berlangsung setiap hari bahkan harus berlangsung sepanjang umur hidup kita. 
Pertobatan adalah perubahan pola berpikir, yaitu dari cara berpikir manusia fana, berubah mengenakan cara berpikir dan berperasan seperti Kristus.
Memang pertobatan bisa dimulai dari kebutuhan jasmani yang mendesak, kemudian kerinduan untuk memiliki moral yang baik dan tidak mendukakan Tuhan dengan perbuatan yang salah. 
Tetapi dalam perkembangannya seseorang harus semakin hidup benar, pertobatannya harus berorientasi pada kesediaan meninggalkan percintaan dunia dan menjadikan Tuhan Yesus sebagai satu-satunya tujuan didalam hidup, hidup bagi kepentingan-Nya, hidup didalam kehendak-Nya, berjalan didalam kebenaran-Nya setiap hari dan menyelesaikan tugas kehidupan melayani-Nya dengan taat dan setia sampai akhir.
Seiring dengan kesediaan meninggalkan percintaan dan keterikatan dengan dunia dan kesenangannya ini maka seseorang semakin menjadi sempurna di dalam moralnya, semakin bergairah untuk mengasihi Tuhan Yesus dengan tanpa batas. 
Itulah sebabnya dikatakan bahwa pertobatan yang benar akan membawa seseorang dalam relasinya yang istimewa atau hubungan yang eksklusif dengan Tuhan. 
Relasi ini akan membawanya menjadi orang-orang yang sepenanggungan dengan Tuhan Yesus, ikut mengambil bagian didalam penderitaan memikul beban dalam proyek penyelamatan jiwa-jiwa untuk dibawa kepada pertobatan yang sejati kepada Kristus.
Relasi yang eksklusif ini kelak juga akan membawanya kepada moment dimana ia akan dipermuliakan bersama-sama dengan Tuhan Yesus didalam kerjaaan-Nya yang kekal untuk selama-lamanya (Roma 8:17).

Amin.

Mendengarkan Allah

Mendengarkan Allah



Samuel menjawab: “Berbicaralah, sebab hamba-Mu ini mendengar.” —1 Samuel 3:10

Saya pernah merasa begitu lemah, yakni ketika flu dan alergi meredam dan membungkam pendengaran saya. Selama berminggu-minggu saya berjuang untuk dapat mendengar dengan jelas. Kondisi tersebut membuat saya menyadari betapa saya telah menyepelekan pendengaran saya sebelumnya.

Samuel kecil yang tinggal di bait suci tentu bertanya-tanya tentang apa yang didengarnya ketika ia terbangun dari tidur setelah mendengar namanya dipanggil (1Sam. 3:4). Tiga kali ia mendatangi imam Eli. Saat yang ketiga kalinya, Eli baru menyadari bahwa Tuhanlah yang memanggil Samuel. Pada masa itu firman Tuhan jarang (ay.1), dan orang-orang tidak mengenali suara-Nya. Namun Eli mengajari Samuel bagaimana ia harus merespons kepada Allah (ay.9).

Tuhan berbicara lebih banyak pada masa Mendengarkan Allah
Amy Boucher Pye

Samuel menjawab: “Berbicaralah, sebab hamba-Mu ini mendengar.” —1 Samuel 3:10 dibandingkan pada zaman Samuel. Surat kepada jemaat Ibrani menyatakan kepada kita, “Pada zaman dahulu Allah . . . berbicara kepada nenek moyang kita dengan perantaraan nabi-nabi, maka pada zaman akhir ini Ia telah berbicara kepada kita dengan perantaraan Anak-Nya” (1:1-2). Dan di Kisah Para Rasul 2, kita membaca tentang turunnya Roh Kudus pada hari Pentakosta (ay.1-4). Roh Kuduslah yang memimpin kita ke dalam seluruh kebenaran yang diajarkan Kristus kepada kita (Yoh. 16:13). Namun kita perlu belajar mendengarkan suara-Nya dan menanggapi dengan taat.

Adakalanya kita sulit mendengar dengan jelas. Kita perlu menguji apa yang kita anggap sebagai pimpinan Tuhan dengan mengacu kepada Alkitab dan berbicara dengan orang Kristen yang telah dewasa dalam iman. Sebagai umat kesayangan Allah, kita sungguh mendengar suara-Nya. Dia senang menguatkan kita dengan firman-Nya.


Bukalah mata kami, Tuhan, agar kami dapat melihat-Mu. Bukalah telinga kami, agar kami mendengar-Mu. Bukalah mulut kami, agar kami dapat memuji-Mu.
Tuhan berbicara kepada anak-anak-Nya, tetapi kita harus bisa mengenali suara-Nya.

Bagaimana kita bisa mendengar dan menguji suara Tuhan

Allah telah menyatakan diri-Nya di sepanjang sejarah melalui berbagai cara (Ibr. 1:1). Salah satu cara Allah berbicara pada zaman ini adalah melalui suara hati atau nurani (Rm. 2:14-16). Nurani kita adalah sebuah sarana untuk memeriksa moralitas. Untuk membedakan apakah suara hati kita berasal dari Tuhan atau tidak, kita dapat bertanya: Apakah pesan itu sesuai dengan Alkitab, firman Allah yang tertulis? Jika tidak sesuai, kita tidak bisa menyatakannya sebagai sebuah kebenaran.

Amin...



TUHAN YESUS MEMBERKATI KITA

Kamis, 27 Oktober 2016

Medan Perang Pikiran

Pikiran adalah sebuah medan perang , dan iblis mendustai setiap orang melalui pikiran.

Salah satu hal yang hendak dicuri iblis setiap saat adalah damai sejahtera kita.
Iblis ingin kita merasa bersalah , merasa tertuduh , merasa tidak mampu , merasa kesepian dan merasa gagal .
Oleh karena itu , kita harus bisa menjaga pikiran dan hati kita setiap saat .
Jangan bangun dari tempat tidur dengan ketakutan dan keputusasaan .
Bangunlah setiap pagi dengan kesiapan menginjak-injak iblis.
Bagaimana caranya ?
DENGAN MENYERUKAN AYAT FIRMAN TUHAN.
Mazmur 27:3
Sekalipun tentara berkemah mengepung aku, tidak takut hatiku; sekalipun timbul peperangan melawan aku, dalam hal itu pun aku tetap percaya.
Kita harus memiliki sikap seperti Daud saat menyatakan ayat ini , tidak peduli seberapa banyak panah pikiran negatif yang iblis di luncurkan di pikiran kita , namun damai sejahtera kita jangan sampai hilang .
Ingatlah !
Iblis sudah kalah kuasanya 2000 thn yg lalu , yang ada sekarang hanyalah aumannya saja.
Perkatakan firman Tuhan untuk melawan iblis .
Lakukan peperangan kita sendiri.
Peperangan kita tidak bisa dilakukan oleh orang lain.
Kita yang harus berperang bagi diri kita sendiri.
Orang lain hanya bisa mendorong kita , berdoa untuk kita , tetapi ketika kita masuk ke medan perang dalam pikiran kita , maka hanya firman Tuhan yang kita ucapkan dan percayai yang dapat menolong kita memenangkan pertandingan iman .
Efesus 6:11
Kenakanlah seluruh perlengkapan senjata Allah, supaya kamu dapat bertahan melawan tipu muslihat Iblis;
Efesus 6:17
dan terimalah ketopong keselamatan dan pedang Roh, yaitu firman Allah
SELAMAT MENJADI PEMENANG .
TUHAN YESUS MEMBERKATI.

Loyalitas dalam tindakan nyata.

Loyalitas dalam tindakan nyata. 

Rut 2 : 1-23.
Loyalitas = integritas, jadi hidup loyalitas dalam tindakan nyata ada beberapa hal yang harus kita perhatikan :
1. loyalitas berarti komitmen
    dan integritas.
Artinya :
apakah komitmen itu ? komitmen adalah suatu janji pada diri sendiri ataupun orang lain yang tercermin dalam tindakan-tindakan seseorang.
faktor pemicu mulai dari keyakinan yang goyah, gaya hidup yang tidak benar, pengaruh lingkungan, hingga ketidakmampuan mengatasi berbagai persoalan kehidupan. gagal dalam komitmen menujukkan lemahnya integritas diri.
2. loyalitas berarti tanggung
    jawab.
Artinya :
tanggung jawab adalah tanda dari kedewasaan pribadi. orang yang berani mengambil tanggung jawab adalah mereka yang bersedia mengambil risiko, memperbaiki keadaan, dan melakukan kewajiban dengan kemampuan yang terbaik.
3. loyalitas berarti dapat
    dipercaya, jujur dan setia.
Artinya :
Kehidupan kita akan menjadi dipercaya, apabila perkataan kita sejalan dengan perbuatan kita.
4. Loyalitas berarti konsisten.
Artinya :
Loyalitas berarti tetap pada pendirian. orang yang loyalitas adalah orang yang tegas pada keputusan dan pendiriannya tidak goyah.
selalu ada harga yang harus dibayar untuk sebuah loyalitas dimulai dari penguasaan diri dan sikap disiplin.
5. Loyalitas berarti menguasai
    dan mendisiplin diri.
Artinya :
Banyak orang keliru menggambarkan sikap disiplin sehingga menyamakan disiplin dengan bekerja keras tanpa istirahat.
padahal sikap disiplin berarti melakukan yang seharusnya dilakukan, bukan sekedar hal yang ingin dilakukan.
disiplin mencerminkan sikap pengendalian diri, suatu sikap hidup yang teratur dan seimbang.
6. Loyalitas berarti
    berkualitas.
artinya :
loyalitas menentukan kuantitas.
bila kita loyalitas maka hidup kita tidak akan diremehkan.
loyalitas hidup berkualitas adalah kehidupan yang membiarkan orang luar menilai diri kita.
Haleluya. Amin. Gbu

Rabu, 26 Oktober 2016

Spirit of Excellent

Memperhatikan Nilai Spirit of Excellent, Daniel 6:1-11

Demi didengar Daniel, bahwa surat perintah itu telah dibuat, pergilah ia ke rumahnya. Dalam kamar atasnya ada tingkap-tingkap yang terbuka ke arah Yerusalem; tiga kali sehari ia berlutut, berdoa serta memuji Allahnya, seperti yang biasa dilakukannya.  (Daniel 6:11)

Belajar dari daniel yang memiliki keberanian untuk tetap melakukan kebiasaannya yaitu memuji dan menyembah Tuhan meskipun dikeluarkan larangan untuk menyembah selain kepada raja.
Daniel tidak takut pada ancaman sekitar, baginya Allah yang ia sembah lebih besar dari allah/raja manapun.

Kadang tantangan/pergumulan dalam kehidupanpun membuat roh saya menjadi lemah,  merasa tidak kuat dalam hal pengendalian diri, sehingga segala sesuatunya ingin dilakukan dengan kekuatan sendiri.
Bersyukur jika sampai pada hari ini, masih bisa berdoa dan menyerahkan semua pergumulan kedalam tangan Tuhan, dan percaya tak ada sesuatupun yang terjadi tanpa seijin Tuhan.
Doa membuat saya lebih tenang dan mengandalkan Tuhan daripada kekuatan sendiri.
Godbless

Selasa, 25 Oktober 2016

Loyalitas berbuah Loyalitas.

Loyalitas berbuah Loyalitas.
2 Raja-raja 4 : 18-37.

Loyalitas berbuah Loyalitas sama artinya hukum tabur tuai.

kalau kita berbicara mengenai loyalitas berbuah loyalitas , bukan hanya diaplikasikan dengan pemberian uang,
yaitu usaha supaya mendapat lipat kali ganda dari apa yang diberikan kepada gereja, tetapi mestinya diaplikasikan dengan kehidupan yang sesuai dengan kekekalan atau menabur dalam roh akan menuai kekekalan.

Karena jika kita tidak mengarahkan kepada kekekalan, maka kita akan terjebak menjadi hamba mamon (uang) yang membuat kita menjadi manusia yang hidup dalam kedagingan dan keangkuhan hidup, dimana akhirnya akan menyeret kita kedalam kebinasaan.

Firman Tuhan di Galatia 6 : 8 mengatakan:
Sebab barangsiapa menabur dalam dagingnya, ia akan menuai kebinasaan dari dagingnya, tetapi barangsiapa menabur dalam Roh, ia akan menuai hidup yang kekal dari Roh itu.

Pengertian loyalitas berbuah loyalitas juga harus diaplikasikan dengan kehidupan pelayanan yang dipersembahkan kepada Tuhan tanpa batas.

Orang yang berlelah bagi Tuhan suatu kali akan menuai kelelahannya dengan menerima kemuliaan bersama dengan Tuhan Yesus.
Hanya orang yang berlelah bagi Tuhan yang akan memperoleh tempat perhentian; suatu kelegaan yang tidak dapat dijelaskan.

Memang bagi daging, tidak enak hidup dalam pengabdian kepada Tuhan yang memberikan segenap hidup tanpa batas bagi Tuhan bahkan kadang sampai pada taraf menyakitkan.

Tetapi harus disadari bahwa kesempatan hidup ini hanya satu kali dan singkat.
Firman Tuhan mengatakan bahwa orang-orang yang menabur dengan mencucurkan air mata, akan menuai dengan bersorak-sorai.

.. Haleluya. Amin. Gbu

Senin, 24 Oktober 2016

4 ALASAN MENGAPA KITA TIDAK PERLU KHAWATIR

4 ALASAN MENGAPA KITA TIDAK PERLU KHAWATIR

“Karena itu Aku berkata kepadamu: Janganlah kuatir akan hidupmu, akan apa yang hendak kamu makan atau minum, dan janganlah kuatir pula akan tubuhmu, akan apa yang hendak kamu pakai. Bukankah hidup itu lebih penting dari pada makanan dan tubuh itu lebih penting dari pada pakaian?” (Matius 6:25)



Kekuatiran pada dasarnya adalah masalah penguasaan atau pengendalian diri.  Kekuatiran berusaha untuk mengendalikan apa yang tidak dapat dikendalikan. Kita tidak dapat mengendalikan ekonomi, jadi kita merasa kuatir tentang ekonomi. Kita tidak dapat mengendalikan anak-anak kita, maka kita merasa kuatir tentang mereka. Kita tidak dapat mengendalikan masa depan, maka kita kuatir tentang bagaimana masa depan kita nanti. Tapi sayangnya, kekuatiran tidak pernah memberikan solusi atau jalan keluar pada kita! Kekuatiran benar-benar merupakan sesuatu yang tidak ada gunanya sama sekali bagi hidup kita.

Ketika memberikan kothbah di bukit, Yesus menyatakan 4 alasan mengapa kita tidak perlu kuatir lagi.

1.Kekuatiran adalah sesuatu yang tidak masuk akal
Matius 6:25 berkata, “Karena itu Aku berkata kepadamu: Janganlah kuatir akan hidupmu, akan apa yang hendak kamu makan atau minum, dan janganlah kuatir pula akan tubuhmu, akan apa yang hendak kamu pakai. Bukankah hidup itu lebih penting dari pada makanan dan tubuh itu lebih penting dari pada pakaian?”
Yesus berkata jika itu bukan sesuatu yang bersifat kekal, tidak perlu kita kuatir tentangnya. Adalah kebodohan jika kita merasa kuatir tentang sesuatu yang dapat kita ubah. Merasa kuatir tentang sesuatu yang tidak dapat kita ubah juga tidak ada gunanya. Jadi kekuatiran adalah sesuatu yang tidak masuk akal.

2. Kekuatiran Itu Tidak Wajar
Tuhan Yesus memberi ilustrasi dari alam di Matius 6:26: “Pandanglah burung-burung di langit, yang tidak menabur dan tidak menuai dan tidak mengumpulkan bekal dalam lumbung, namun diberi makan oleh Bapamu yang di sorga. Bukankah kamu jauh melebihi burung-burung itu?”
Hanya ada satu makhluk ciptaan Tuhan yang merasa kuatir: manusia. Kitalah satu-satunya makhluk ciptaan Tuhan yang tidak percaya kepadaNya, dan hal iltu merupakan sebuah ketidakwajaran.

3. Kekuatiran itu Sesuatu yang Tidak Bermanfaat
Kekuatiran tidak dapat merubah apapun. Matius 6:27 berkata, “Siapakah di antara kamu yang karena kekuatirannya dapat menambahkan sehasta saja pada jalan hidupnya?”
Ketika Anda merasa kuatir tentang suatu hal atau masalah dalam hidup Anda, kekuatiran tersebut tidak akan membantu Anda menemukan jalan keluar untuk masalah tersebut. Kekuatiran itu seperti ketika kita duduk di kursi goyang; kita melakukan banyak kegiatan, mengeluarkan banyak tenaga dan gerakan, tetapi tidak ada kemajuan sama sekali. Kekuatiran tidak dapat merubah apapun di dunia ini kecuali Anda. Ya, kekuatiran membuat Anda menjadi galau!

4. Kekuatiran itu Tidak Perlu
Matius 6:30 mengatakan, “Jadi jika demikian Allah mendandani rumput di ladang, yang hari ini ada dan besok dibuang ke dalam api, tidakkah Ia akan terlebih lagi mendandani kamu, hai orang yang kurang percaya?”
Jika kita percaya kepada Tuhan, maka kita tidak perlu merasa kuatir tentang apapun juga. Mengapa? Karena Ia telah berjanji untuk memenuhi segala sesuatu yang kita perlukan dan butuhkan: “Allahku akan memenuhi segala keperluanmu menurut kekayaan dan kemuliaan-Nya dalam Kristus Yesus.” (Filipi 4:19).

Jika Anda bertanya, apakah kita juga tidak perlu kuatir tentang tagihan bulanan yang masing-masing kita harus lunasi tiap bulannya? Jawabannya adalah “Ya” Apakah dalam hal ini kita juga tidak perlu kuatir tentang masalah yang terjadi dalam hubungan dengan sesama? Jawabnya masih “Ya”. Apakah termasuk didalamnya kita tidak perlu kuatir tentang mimpi, cita-cita, tujuan hidup serta ambisi kita? “Ya”. Lalu bagaimana dengan masalah kesehatan yang tidak kita ketahui cara mengatasinya, apakah kita tidak perlu kuatir juga? “Ya” Karena Ia sendiri yang akan memenuhi kebutuhan kita melalui Kristus Yesus.
Jadi, mulai hari ini, tinggalkan setiap jenis kekuatiran yang menguasai hidup kita dan letakkan iman percaya kita kepada Sang Pencipta kita, karena Ia sendiri yang akan menyediakan segala yang kita perlukan pada waktuNya.
“Janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apapun juga, tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur. Damai sejahtera Allah, yang melampaui segala akal, akan memelihara hati dan pikiranmu dalam Kristus Yesus.” Filipi 4:6-7
TUHAN YESUS MEMBERKATI ^^

Minggu, 23 Oktober 2016

7 KEAJAIBAN DUNIA

7 KEAJAIBAN DUNIA

Seorang Guru memberikan tugas kepada siswanya untuk menuliskan 7 Keajaiban Dunia.

Malamnya sang Guru memeriksa tugas itu,
Sebagian besar siswa menulis demikian

Tujuh Keajaiban Dunia :
1. Piramida.
2. TajMahal.
3. Tembok Besar Cina.
4. Menara Pisa.
5. Kuil Angkor.
6. Menara Eiffel.
7. Candi Borobudur.

Lembar demi lembar memuat hal yang hampir sama.

Beberapa perbedaan hanya terdapat pada urutan penulisan daftar tersebut.

Tapi Guru itu terus memeriksa sampai lembar yang paling akhir…

Tapi saat memeriksa lembar yang paling akhir itu, sang Guru terdiam.
Lembar terakhir itu milik si Gadis Kecil Pendiam

Isinya seperti ini :
Tujuh Keajaiban Dunia:
1. Bisa Melihat
2. Bisa Mendengar
3. Bisa Menyentuh
4. Bisa Disayangi
5. Bisa Merasakan
6. Bisa Tertawa
7. Bisa Mencintai

Setelah duduk diam beberapa saat, sang Guru menutup lembaran tugas siswanya.
Kemudian menundukkan kepalanya berdoa..

Mengucap syukur untuk Gadis Kecil Pendiam di kelasnya yang telah mengajarkannya sebuah Pelajaran Hebat, yaitu:

Tidak perlu mencari sampai ke ujung bumi untuk menemukan keajaiban...

Keajaiban itu, ada di sekeliling kita, untuk kita miliki dan tak lupa untuk kita SYUKURI !!!

Apa yang kita cari dalam Hidup ini...?

📒 Kita hidup di kebun, kita Merindukan kota ...

📗 Kita hidup di kota, merindukan kebun...

📘 Kalau kemarau, kita tanya kapan hujan?

📕 Di musim hujan, kita tanya kapan kemarau ?

📙 Diam di rumah, inginnya pergi...

📒 Setelah pergi, inginnya pulang ke rumah...

📗 Waktu tenang, cari keramaian...

📘 Waktu ramai, cari ketenangan...

📕 Ketika masih bujang mengeluh ingin nikah, Sudah berkeluarga mengeluh belum punya anak, setelah punya anak mengeluh betapa beratnya  biaya Hidup dan Pendidikan...

Ternyata SESUATU itu tampak indah, karena belum kita miliki..

📙 Kapankah kebahagiaan didapatkan kalau kita hanya selalu memikirkan apa yang belum ada, tapi mengabaikan apa yang sudah kita miliki...

Jadilah Pribadi yang SELALU BERSYUKUR dengan rahmat yang sudah kita miliki...

Mungkinkah selembar daun yang kecil  dapat menutupi bumi yang luas ini..??

Menutupi telapak tangan saja sulit...

Tapi kalau daun kecil ini nempel di mata kita, maka tertutuplah BUMI hanya dengan selembar daun yang kecil,

Begitu juga bila hati ditutupi pikiran buruk sekecil apa pun, maka kita akan melihat keburukan dimana-mana
Bumi ini pun akan tampak buruk.

Jangan menutup mata kita, walaupun hanya dengan daun yang kecil.

Jangan menutupi hati kita, dengan sebuah pikiran buruk, walau cuma seujung kuku...

SYUKURILAH  apa yang sudah kita miliki sebagai modal untuk MEMULIAKANNYA

Karena Hidup adalah :
WAKTU yang dipinjamkan,
dan Harta adalah BERKAH yang dipercayakan..

Dan semua itu, kelak akan dimintai pertanggungjawabannya.

Jadi... Bersyukurlah atas Nafas yang masih kita miliki...

Bersyukurlah atas Keluarga yang kita miliki...
Bersyukurlah atas Pekerjaan yang kita miliki...
Bersyukur dan selalu bersyukur di dalam segala hal.
Segeralah berlomba dalam kebaikan..

Tuhan Yesus Memberkati 😇

Sumber : Jesus Grace

WHAT DO YOU SEE?

APAKAH YANG ANDA LIHAT?
(WHAT DO YOU SEE?)

Markus 11:24
Karena itu Aku berkata kepadamu: apa saja yang kamu minta dan doakan, percayalah bahwa kamu telah menerimanya, maka hal itu akan diberikan kepadamu.



Ada sebuah kisah nyata saat, seorang wanita buta di doakan seorang penginjil dalam sebuah KKR. Setelah didoakan, penginjil itu bertanya, "Sekarang, katakan apa yang Anda lihat." Wanita ini mencoba membuka matanya hanya untuk diberitahu, "Tutup matamu. Katakan padaku apa yang Anda lihat. "Dia membuka matanya lagi hanya untuk diberitahu," Saya tidak mengatakan untuk membuka matamu. Aku bertanya apa yang Anda lihat. Tutup matamu! Sekarang, ceritakan apa yang Anda lihat."
Hal ini berlangsung untuk beberapa lama, sampai wanita ini menyadari bahwa penginjil itu bertanya padanya apa yang dia lihat di dalam. Apakah dia melihat dirinya melihat? Ketika dia mengerti itu, dia mengatakan, "Saya melihat diri saya dapat melihat." Kemudian, penginjil tersebut mengatakan, "Sekarang, perlahan-lahan bukalah matamu." 
Saat itu juga, ia membuka matanya dan dapat melihat!

Ketika Anda berdoa sekarang, apa yang Anda lihat dalam diri Anda? Apakah Anda berdoa untuk kesembuhan seseorang, tapi melihat orang itu dalam peti mati? Apakah Anda berdoa untuk terobosan keuangan, tapi melihat bank mengejar Anda sampai Anda bangkrut?

Anda lihat, Anda tidak mendapatkan apa yang Anda doakan. Anda mendapatkan apa yang Anda percaya Anda terima ketika Anda berdoa. Yesus berkata, "Karena itu Aku berkata kepadamu, hal apa saja yang kamu minta dan doakan, percayalah bahwa kamu telah menerimanya, dan kamu akan menerimanya."

Saudaraku terkasih, "apa saja" mencakup setiap kebutuhan Anda. Dan percaya bahwa Anda menerimanya sebelum memiliki mereka. Yesus pernah mengatakan kepada seorang perwira, "Pergilah, dan seperti yang Anda percayai, terjadilah itu." Hamba perwira itu disembuhkan jam yang sama. (Matius 08:13) 
Perwira itu percaya bahwa ia menerima mujizat-Nya bahkan sebelum ia melihatnya di alam jasmani.
Jadi, ketika Anda berdoa, apakah yang benar-benar Anda percaya dan melihat di dalam hatimu?
"Yah, Pak, aku benar-benar tidak bisa melihatnya."

Jangan berdoa dulu, tapi ubahlah penglihatan (visi) anda dulu, itu hal terpenting. 
Mulailah melihat diri Anda dengan jawaban doa saudara. Lihatlah diri anda sembuh. 
Lihatlah diri Anda tinggal di rumah yang lebih besar yang Anda butuhkan. 
Lihatlah diri Anda menikmati lebih dari cukup. Ketika Anda bisa melihatnya dan percaya, kemudian berdoa dalam iman, dan Anda akan memiliki apa pun yang Anda minta!

Amin...


Tuhan Yesus Memberkati...

Rasa Cukup

Matius 6:11 Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya



Mengapa kita harus mampu merasa cukup?

1. Agar tidak mensiasiakan kemurahan Tuhan.
Amsal 25:16  Kalau engkau mendapat madu, makanlah secukupnya, jangan sampai engkau terlalu kenyang dengan itu, lalu memuntahkannya. 

2. Agar kita tidak hidup hanya dalam dunia hayalan
Roma 12:3   Berdasarkan kasih karunia yang dianugerahkan kepadaku, aku berkata kepada setiap orang di antara kamu: Janganlah kamu memikirkan hal-hal yang lebih tinggi dari pada yang patut kamu pikirkan, tetapi hendaklah kamu berpikir begitu rupa, sehingga kamu menguasai diri menurut ukuran iman, yang dikaruniakan Allah kepada kamu masing-masing.

3. Supaya kita dapat mengucap syukur
Filipi 4:11-12  Kukatakan ini bukanlah karena kekurangan, sebab aku telah belajar mencukupkan diri dalam segala keadaan.
Aku tahu apa itu kekurangan dan aku tahu apa itu kelimpahan. Dalam segala hal dan dalam segala perkara tidak ada sesuatu yang merupakan rahasia bagiku; baik dalam hal kenyang, maupun dalam hal kelaparan, baik dalam hal kelimpahan maupun dalam hal kekurangan. 

Kita bersyukur bukan karena keadaan senang, tetapi untuk menyenangkan segala keadaan.

Pada dasarnya Tuhan ingin memberi berkelimpahan, tetapi kita hanya bisa menerima berkecukupan.
Maka saat kita menerima berlimpah, itu berarti kita harus dapat membagi kepada yg lain.

Kekurangan bukan suatu keadaan tapi itu merupakan sikap hati.

Tuhan Memberkati.

Jumat, 21 Oktober 2016

Ekspresi Loyalitas Maria.

Ekspresi Loyalitas Maria. 
Yohanes 11 : 1-57. 



Ekspresi loyalitas = memiliki hati hamba dimana dasar memiliki hati hamba atau ekspresi loyalitas ciri-cirinya : 

1. Seorang yang mau berusaha  menyenangkan hati Tuhan. 
Artinya : 
Orang yang ingin cepat selesai dengan tanggung jawabnya, tanpa didasari kerinduan memberi yang baik akan menhasilkan sesuatu yang berbeda dibanding dengan orang yang benar-benar ingin loyal dengan Tuhannya.

Saya percaya sikap yang demikian akan menghasilkan sesuatu yang biasa-biasa saja, tetapi yang mempunyai kerinduan untuk menyenangkan Tuhan pasti menghasilkan yang lebih baik.

2. Seorang hamba yang  bergantung penuh kepada   Tuhan. 
Artinya : 
Seringkali kita melihat dalam pelayanan kita, kita berkata “wahh, ini tuh sudah ga bisa. Sudah kartu mati.” Kita lupa punya Tuhan.
Seorang pernah berkata begini, Jika kita mengandalkan manusia, kita akan mendapatkan apa yang dapat di hasilkan oleh manusia, jika kita mengandalkan Tuhan, kita akan mendapatkan hasil dari pekerjaan Tuhan.

3. Hamba yang mau berkorban  untuk Tuhan. 
Artinya : 
Korban waktu, perasaan, tenaga, uang bahkan apapun termasuk hidup kita jika Tuhan minta.
kita harus mau berikan karena kita tahu dengan melakukan hal-hal itu kita sedang menyenangkan Hati Tuhan. Berhenti untuk minta orang lain berkorban bagi kita mulai dari diri kita dulu mau berkorban bagi sesama kita.

4. Seorang yang mengerti  otoritas pemimpin. 
Artinya : 
Seringkali, kesombongan ini menjadi penyakit kita. 
Kita merasa yang paling senior, yang paling kuat, yang paling pinter, sehingga merasa tidak harus diperintah-perintah. Tidak perlu untuk disuruh-suruh. Bagaimana pun, senioritas itu harus dihormati, tetapi tetap harus ingat senioritas harus tetap di bawah otoritas.
Jika organisasi mau berjalan dengan baik, harus tunduk kepada otoritas. 
Masing-masing ada bagiaanya yang perlu untuk dilakukan. Inilah sikap dari kerendahan hati. 

Haleluya.Gbu

" K U A T I R "

" K U A T I R "
Salah satu obat paling laris di dunia adalah obat penenang atau obat tidur. Mengapa laris ? Banyak orang merasa tidak tenang. Tidak sedikit juga yang tidak bisa tidur. Mengapa ? Karena kuatir. 

Kekuatiran adalah pembunuh sukacita dan kebahagiaan nomor satu di dunia. Definisi kekuatiran adalah perhatian yang ditujukan kepada kesulitan sebelum kesulitan itu datang. Kekuatiran sama sekali tidak memberi keuntungan. YESUS sendiri berkata "Siapakah diantara kamu yang karena kekuatirannya dapat menambahkan sehasta saja pada jalan hidupnya ?" 
Kekuatiran seperti kursi goyang. Hanya bergerak maju mundur, tapi tak bergerak kemana-mana. Kekuatiran tak pernah melenyapkan kesedihan hari esok. Sebaliknya kekuatiran akan merampas sukacita hari ini. Menurut penelitian, 92 % dari semua yang kita kuatirkan ternyata tidak terjadi. Mengapa harus mengkuatirkan sesuatu yang tidak layak untuk dikuatirkan ? Jika bisa memilah-milah hal mana yang layak dikuatirkan dan hal mana yang tak layak untuk dikuatirkan,sukacita dan kebahagiaan kita bisa meningkat 92 %. Dengan demikian hanya 8 % saja yang layak dikuatirkan. Bagaimana kita bersikap terhadap yang 8 % ini ? Rick Warren mengatakan "Jika hal itu pantas dikuatirkan, hal itu pantas untuk didoakan". Dalam doa kita menyerahkan segala kekuatiran kita kepada TUHAN seperti yang dikatakan (1Petrus 5:7) "Serahkanlah segala kekuatiranmu kepada-NYA, sebab IA yang memelihara kamu". Mari belajar melepaskan kekuatiran dengan dua cara sebagai berikut :
1. Memilah mana yang perlu diabaikan dan mana yang memang layak dikuatirkan. 
2. Di dalam doa, serahkan hal-hal yang layak kita kuatirkan tersebut kepada TUHAN. DIA akan memberikan kelegaan, kekuatan dan keberanian menghadapinya.
Hidup kita akan lebih bahagia jika kita bisa menang atas kekuatiran kita. Kiranya Kasih Setia TUHAN tetap menyertai kita. 

Ini Aku, Utuslah aku

Ini aku, utuslah aku, Yesaya 6:7-8

Lalu aku mendengar suara Tuhan berkata: "Siapakah yang akan Kuutus, dan siapakah yang mau pergi untuk Aku?" Maka sahutku: "Ini aku, utuslah aku!"  (Yesaya 6:8)



Sebuah keputusan yang sulit, karna harus meninggalkan semua yang dimiliki pekerjaan, tempat tinggal yang nyaman dan berpisah dengan keluarga.

Yang saya pelajari, pelayanan bisa dimulai dengan lingkungan keluarga. Dimulai dengan menjadi contoh yang bener dengan sikap, perkataan, pikiran dan perbuatan kita, dan itu semuanya mempunyai tantangan tersendiri, sampai kadang berpikir mendingan melayani orang lain daripada melayani keluarga sendiri (lebih dihargai).

Yang membuat saya berusaha untuk tetap melakukan apa yang Ia kehendaki adalah mempunyai tujuan hidup, mempunyai pasangan yang mensupport, fokus pada tujuan, kembali pada komitmen dan berpegang pada Janji dan Berharap pada Tuhan, hal itulah yang membuat saya mau berusaha untuk tetap bangkit, memperbaiki diri dan mengandalkan Tuhan.
Godbless

ARTI MEMINTA SESUATU DALAM NAMA TUHAN YESUS

ARTI MEMINTA SESUATU DALAM NAMA TUHAN YESUS

Yohanes 16:24  Sampai sekarang kamu belum meminta sesuatu pun dalam nama-Ku. Mintalah maka kamu akan menerima, supaya penuhlah sukacitamu.

Dalam Yohanes 16:24 terkesan dalam teks ini Tuhan Yesus hendak menyenangkan hati kita dengan permintaan yang pasti akan dikabulkan.
Kalau salah memahami teks ini maka seseorang mulai akan menyusun daftar permintaan dan mengajukannya kepada Tuhan.
Seakan-akan seseorang berhak memiliki keinginan sendiri tanpa memikirkan apakah Tuhan juga menginginkannya.
Jika orang percaya merasa bahwa keinginannya berhak dituruti tanpa perlu peka apakah permintaan tersebut Tuhan juga menginginkannya berarti ia sudah tidak lagi menempatkan diri sebagai pelayan bagi Tuhan Yesus.
Ini berarti Tuhan sebagai pelayan dan ia adalah sebagai Tuhan yang berhak didengar dan dituruti.
Orang yang telah ditebus oleh Tuhan Yesus tidak boleh merasa berhak memiliki hidupnya sendiri.
Kita harus melihat teks Yohanes 16:24 dalam keterkaitannya dengan teks lain sebelum dan sesudahnya.
Kita tidak boleh mengutip ayat ini lepas dari konteksnya.
Orang-orang yang diberi kewenangan meminta apapun demi nama Tuhan Yesus adalah orang-orang yang mengasihi Dia (Yohanes 16:27).
Tentu saja mereka adalah orang-orang yang rela membela Tuhan Yesus dengan rela berkorban segala sesuatu.

Murid-murid Tuhan Yesus tanpa takut menantang maut demi cinta mereka kepada Tuhan Yesus.
Kepada orang-orang ini Tuhan Yesus bisa mempercayakan nama-Nya.
Orang yang menerima ayat ini adalah orang yang telah menundukkan hidupnya kepada Tuhan.
Mereka merelakan keinginannya dikontrol oleh Tuhan artinya permintaan mereka selalu diselaraskan dengan kehendak, kepentingan Tuhan didalamnya dan tetap seirama dengan tujuan dan rencana Tuhan.
Dengan demikian orang percaya tetap boleh memiliki keinginan namun keinginan yang searah dengan kehendak Tuhan dan semua adalah untuk kepentingan-Nya.
Inilah orang-orang yang setiap langkahnya bisa dinikmati Tuhan dan membuat Tuhan Yesus bersuka cita atasnya.
Dengan demikian sukacita hidup orang percaya yang benar adalah sukacita karena bisa menyukakan hati Tuhan Yesus.

Doa permintaan orang percaya yang didalamnya ia mengasihi Tuhan adalah doa permintaan yang tidak lagi ditujukan untuk kesenangan dan kepuasan diri sendiri.
Berkenaan dengan hal ini Yakobus mengatakan : Atau kamu berdoa juga, tetapi kamu tidak menerima apa-apa, karena kamu salah berdoa, sebab yang kamu minta itu hendak kamu habiskan untuk memuaskan hawa nafsumu (Yakobus 4:3).
Hendaknya permintaan kita kepada Tuhan Yesus hari-hari ini adalah permintaan yang didalamnya membuat sukacita Tuhan Yesus menjadi penuh dimana permintaan kita adalah demi untuk kepentingan Tuhan dan kerajaan-Nya, mengubahkan kita menjadi manusia Roh yang setiap hari selalu berjalan didalam pimpinan Tuhan, taat melakukan kehendak-Nya dan dimampukan untuk menyelesaikan pekerjaan-Nya.

Efesus 6:18  dalam segala doa dan permohonan. Berdoalah setiap waktu di dalam Roh dan berjaga-jagalah di dalam doamu itu dengan permohonan yang tak putus-putusnya untuk segala orang Kudus,

Amin.

Rabu, 19 Oktober 2016

Rasa Cukup

Matius 6:11 Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya
Mengapa kita harus mampu merasa cukup?



1. Agar tidak mensiasiakan kemurahan Tuhan.
Amsal 25:16  Kalau engkau mendapat madu, makanlah secukupnya, jangan sampai engkau terlalu kenyang dengan itu, lalu memuntahkannya. 

2. Agar kita tidak hidup hanya dalam dunia hayalan
Roma 12:3   Berdasarkan kasih karunia yang dianugerahkan kepadaku, aku berkata kepada setiap orang di antara kamu: Janganlah kamu memikirkan hal-hal yang lebih tinggi dari pada yang patut kamu pikirkan, tetapi hendaklah kamu berpikir begitu rupa, sehingga kamu menguasai diri menurut ukuran iman, yang dikaruniakan Allah kepada kamu masing-masing.

3. Supaya kita dapat mengucap syukur
Filipi 4:11-12  Kukatakan ini bukanlah karena kekurangan, sebab aku telah belajar mencukupkan diri dalam segala keadaan.
Aku tahu apa itu kekurangan dan aku tahu apa itu kelimpahan. Dalam segala hal dan dalam segala perkara tidak ada sesuatu yang merupakan rahasia bagiku; baik dalam hal kenyang, maupun dalam hal kelaparan, baik dalam hal kelimpahan maupun dalam hal kekurangan. 

Kita bersyukur bukan karena keadaan senang, tetapi untuk menyenangkan segala keadaan.
Pada dasarnya Tuhan ingin memberi berkelimpahan, tetapi kita hanya bisa menerima berkecukupan.
Maka saat kita menerima berlimpah, itu berarti kita harus dapat membagi kepada yg lain.
Kekurangan bukan suatu keadaan tapi itu merupakan sikap hati.
Tuhan Memberkati.

PRINSIP TINGGAL DI DALAM KRUSTUS

PRINSIP TINGGAL DI DALAM KRUSTUS

Efesus 2:10 (TB)  Karena kita ini buatan Allah, diciptakan dalam Kristus Yesus untuk melakukan pekerjaan baik, yang dipersiapkan Allah sebelumnya. Ia mau, supaya kita hidup di dalamnya.



Jika sdr/i dan sy menyadari bhw kita ada krn Kristus...kita tahu dan sadar kita di ciptakan dlm Kristus (Sang Firman) adl utk suatu pekerjaan baik...yang sdh Allah persiapkan sebelumnya... wooowww luar biasa Allah merancang hidup kita utk suatu tujuan yang baik, indah dan mulia, namun ada byk hal kenyataan yang kita lihat kita hadapi tdk sesuai dgn apa yang kita harapkan, inilah yang menjadi permasalahan di dalam iman Kristen...Paulus menulis surat ini kpd jemaat di Efesus, dgn keberadaannya di dlm penjara, +/- thn 60M, penjara tdk membuat Roh paulus terpenjara utk menyampaikan Kasih dan Rencana Allah bagi jemaat Kristus.

Seringkali keadaan & masalah sekeliling kita memenjararakan roh dan jiwa.. hingga kita tdk sadar bhw kita diciptakan dlm Kristus utk suatu tujuan Kasih dan Rencana Allah bagi hidup kita dan bagi sekeliling kita. Kita lebih banyak sibuk dan tenggelam di dalam suatu kondisi dan keadaan yang tdk kita harapkan... segala hal yang tdk kita harapkan Tuhan ijinkan terjadi, adl supaya kita bisa menyadari bhw jika kita tidak tinggal di dlm Kristus (Abide in Christ) tentu kita akan tenggelam di dalam kasih karuniaNya. Semua Allah yang persiapkan sejak dunia belum dijadikan bagi kita umat tebusan, adalah untuk suatu tujuan yang mulia bagi kehidupan kita di hadapan Bapa dlm Kristus Tuhan kita.

Ketika kita tinggal di dlm Kristus sdh pasti akan mampu melakukan segala pekerjaan baik menurut kebesaran Kasih KaruniaNya yang berlimpah-limpah. "Yohanes 15:4 (TB)  Tinggallah di dalam Aku dan Aku di dalam kamu. Sama seperti ranting tidak dapat berbuah dari dirinya sendiri, kalau ia tidak tinggal pada pokok anggur, demikian juga kamu tidak berbuah, jikalau kamu tidak tinggal di dalam Aku.

jika kita saat ini ada dlm kegagalan, penderitaan, kebangkrutan, terluka, hilang harapan... sy beritahu anda tdk sedang ada dalam Kristus (you are not abide in Christ)... malam ini ada kabar baik... ketika anda datang dgn segala kerendahan hati dan rindu tinggal di dlm Kristus ada byk perkara yang ingin Tuhan kerjakan dlm seluruh aspek kehidupanmu... If you believe and abide in Christ... you will see and experience the Power of God for all your life...

Amin!


Tuhan Yesus Memberkati...

Selasa, 18 Oktober 2016

APAKAH SETIA ITU CUKUP?

APAKAH SETIA ITU CUKUP?


Hatiku tergoncang tak berdaya
melihat sesuatu yang amat berarti bagiku
hilang begitu saja dari hadapanku
tak kupercaya aku harus merasakan kehilangan ini
Kusadari semua ini adalah proses dariMu
proses yang Engkau ijinkan terjadi di hidupku
proses untuk membuatku lebih kuat dan tegar
proses yang akan mengubahkanku
Aku pun berusaha menjalankan proses ini
berusaha setia dengan ujian ini
berusaha setia untuk tetap kuat
berusaha setia untuk tetap tegar
Tapi setelah sekian lama aku berusaha setia
mengapa aku merasa semakin lemah dan goyah
tak ada pemulihan terjadi dalam hatiku
yang ada hatiku semakin tergoncang dan terkoyak
Tuhan, mengapa ini terjadi
mengapa aku merasa semakin lemah dan goyah
di manakah pemulihan itu?
di manakah perubahan itu?
Tetapi Dia menjawabku dengan lembut
anakKu, engkau memang setia
setia menjalankan proses dariKu
tapi engkau menjalankannya dengan prosedurmu
bukan dengan prosedurKu
bukan dengan prosedur FirmanKu
Aku mengharapkan engkau tidak hanya setia
tapi juga mau melihat bagaimana prosedurKu untukmu
yang Aku ingin engkau lakukan adalah
jalankan proses ini dengan setia sesuai prosedurKu
Tuhan ampuni aku
aku sadar ternyata setia itu tidak cukup
aku mau melihat bagaimana prosedurMu
aku mau jalankan proses ini dengan setia
dan menjalankannya sesuai prosedurMu.

Senin, 17 Oktober 2016

Pengetahuan vs Ketaatan

​Pengetahuan vs Ketaatan, Kis 26:12-23,Yohanes 5:39-44


Kamu menyelidiki Kitab-kitab Suci, sebab kamu menyangka bahwa oleh-Nya kamu mempunyai hidup yang kekal, tetapi walaupun Kitab-kitab Suci itu memberi kesaksian tentang Aku, (Yohanes 5:39)namun kamu tidak mau datang kepada-Ku untuk memperoleh hidup itu. (Yohanes 5:40)Aku tidak memerlukan hormat dari manusia. (Yohanes 5:41)

Tetapi tentang kamu, memang Aku tahu bahwa di dalam hatimu kamu tidak mempunyai kasih akan Allah. (Yohanes 5:42)                                   


   
Yang saya pelajari adalah bahwa pengetahuan dan praktek harus seimbang. Seringkali kami suka konflik karna merasa diri kami yang paling benar,  bilang  tau soal pengetahuan tentang perintah firman/materi bpn tapi tidak mempraktekannya. Pengetahuan seperti itu tidak salah, tapi jika kita tidak mempraktekkannya maka hanya akan menjadi batu sandungan buat orang lain, akan gampang untuk kita menghakimi pasangan/ orang lain, dan jelas-jelas dalam firman lukas 6:37a janganlah kamu menghakimi, maka kamupun tidak akan dihakimi. 38b sebab ukuran yang kamu pakai untuk mengukur, akan diukurkan kepadamu.

Cenderung saling menghakimi, tidak mau berkaca pada diri sendiri, tidak mau menunjuk diri sendiri, tidak mau berintropeksi diri apakah sudah melakukan hal yang benar seperti yang difirmankan ato sebaliknya malah menyakiti perasaan pasangan/ortu/teman/bahkan orang lain,  ato supaya disebut orang pintar,  pengetahuan ya hanya sekedar pengetahuan supaya bisa menjawab pertanyaan dengan benar tapi tidak mempunyai kualitas hidup yang sesuai dengan pengetahuan itu.


Bagaimanakah kamu dapat percaya, kamu yang menerima hormat seorang dari yang lain dan yang tidak mencari hormat yang datang dari Allah yang Esa?(Yoh 5:44)

Mau mempunyai kerendahan hati untuk sama-sama  saling mengingatkan & belajar mempraktekan pengetahuan tentang kebenaran firman, supaya pengetahuan dan praktek itu balance "talk and action", supaya bisa menjadi contoh yang baik dan benar, amin.

Daya tahan

BMH - Daya tahan.
2 Raja-raja 2 : 1-18.

Daya tahan sangat diperlukan untuk katahanan dan kesehatan tubuh.
Demikian juga dengan kerohanian, apakah kita memiliki daya tahan yang kuat ketika menghadapi suatu permasalahan ?
Hanya orang-orang yang di dalam Tuhan saja yang bisa menghadapi segala pencobaan yang datang dalam hidupnya.
Pencobaan yang datang dalam hidup kita memang diijinkan Tuhan untuk melihat seberapa besar iman kita kepadaNya. Karena siapa yang bertahan dalam pencobaan akan menerima mahkota kehidupan.
Tetapi ingat, jangan menyalahkan Tuhan dalam setiap situasi buruk yang kita hadapi, karena Tuhan tidak pernah mengijinkan pencobaan melebihi kekuatan dan kemampuan kita.
Firman Tuhan berkata dalam Matius 11 : 28
bahwa Tuhan akan memberi kelegaan kepada setiap kita yang mau datang membawa segala beban persoalan kita kepada Tuhan.
Daya tahan yang kuat harus kita miliki untuk bisa tetap bertahan dalam segala keadaan.
Untuk itu kita memerlukan Firman Allah sebagai unsur penguat rohani kita.
Kita butuh penyertaan Tuhan agar dapat mengatasi segala keadaan buruk.
Milikilah daya tahan yang kuat, agar kita tetap tegar dalam segala keadaan.
.. Haleluya. Amin. Gbu

Minggu, 16 Oktober 2016

Move On

MOVE ON SUSAH BANGET???


Selama kamu pake kekuatan kamu sendiri, selama itu kamu akan sulit buat lepas dari rasa sakit itu. ga ada yang bisa dilupain untuk setiap hal yg udah terjadi :) tapi kalo kita mengampuni dan terbuka untuk dipulihkan Tuhan, saat ketemu dia, rasa sakit itu bisa hilang. memori bersama dgn dia akan tetap ada dipikiran kamu. jangan mengelak/ berusaha untuk menghapus semua rasa itu. 

Terima perasaan itu lalu mulai ikhlaskan setiap pengalaman/memori bersama dia. ambil hal yang baik dari hubungan kamu yg lalu, dan belajarlah dari Tuhan melaui setiap pengalamanmu. kita ga akan pernah bisa lepas, sampe kita bener2 ikhlas mau lepas.


Banyak orang suka move on, tapi masih terus memegang itu erat-erat. ga mau lepasin...ga mau terima keadaan... akhirnya, sakit sendiri.... memang semua butuh proses...tp proses itu akan lebih lama kalo kita lama juga mau ngikhlasinnya. Cuma Tuhan yang bisa menolong :) biarkan DIA bekerja memulihkan keadaanmu. bergantunglah pada Tuhan.. 

Waktu kita mau move on, pasti ada aja ujiannya... kita bisa ngerti itu diingetin Tuhan atau emang ujian buat kita sendiri untuk sebuah maksud Tuhan. kuncinya ya soal Hubungan kita dengan Tuhan gmn? :) perasaan akan terus mempermainkan kita, kalo kita sendiri ga mau dituntun oleh Roh Kudus, karna perasaan bisa berubah2, tapi Roh Kudus ga pernah salah menuntun kita :) jodoh itu urusan Tuhan. Tuhan tahu yg terbaik buat kita. urusan kita ya sama diri kita sendiri. mau buka hati ato nggak untuk menerima tuntunanNya?

Tuhan Memberkati..

Sabtu, 15 Oktober 2016

Fokus Kepada Panggilan Allah dan Kekekalan

BMH tgl 16 Oktober 2016. 
Fokus kepada panggilan Allah dan kekekalan. 
2 Raja-raja 5 : 1-27. 

Sebuah ungkapan mengatakan bahwa apa yang engkau pikirkan itulah yang akan engkau kerjakan. 



Artinya semua tindakan kita adalah akibat langsung dari apa yang terkandung di dalam pikiran kita. Satu hal yang perlu kita sadari bahwa selagi kita sadar maka pikiran kita terus bekerja. 

Pikiran kita tidak akan pernah kosong. Seperti sebuah gelas yang terisi oleh air, dan jikalau airnya dituangkan, maka gelas akan diisi oleh angin. Kalau kita tidak memikirkan hal yang baik atau benar, maka mungkin kita sedang memikirkan hal yang jahat. 

Sikap yang ditunjukkan oleh manusia dalam kehidupan sehari-hari adalah ekspresi dari apa yang dia pikirkan !,  sebab pikiran manusia = hati manusia. 

Demikian pula dengan Elisa, dia fokus pada panggilan Tuhan dan kekekalannya, bukan sebaliknya Gahazi bujang Elisa justru menginginkan dan mengejar imbalan dari Naaman, sehingga justru kena penyakit kusta. 

Jadi kita melhat kaitan yang erat tentang 
BEKERJA – BERBUAH – MAKANAN YG TIDAK BINASA -  MELAKUKAN KEHENDAK TUHAN – KEHIDUPAN KEKAL.

AKAR kerohaniaan kita adalah Roh Kudus. Tetapi kita perlu memberi diri kita dipimpin Roh Kudus. Kita akan dibawa-Nya mentaati seluruh kehendak Tuhan. Firman-Nya. 

Kita akan dibersihkan. Kita akan berbuah lebat. Kita memiliki sifat-sifatnya. Akan menjadi sama seperti Tuhan Yesus dalam karakter-Nya.
Dijadikan SEMPURNA. 

Kita akan bersama dengan DIA di dalam kekekalan. Selama-lamanya di dalam Kerajaan Sorga. 

Haleluya....Amin. Gbu

Tetapi Apa Katamu, Siapakah AKU Ini?

Tetapi Apa Katamu, Siapakah AKU Ini?"


Markus 8:29
29) Ia bertanya kepada mereka: "Tetapi apa katamu, siapakah Aku ini?" Maka jawab Petrus: "Engkau adalah Mesias!"

Apakah Anda tahu bagaimana Anda melihat Yesus menentukan apa yang Anda terima dari-Nya? Jika Anda melihat Yesus sebagai penyembuhmu, Anda akan menerima kesembuhan. Jika Anda melihat Yesus sebagai tempat berlindung dan benteng, Anda akan menerima perlindungan.


Orang-orang Nazaret, kampung halaman Yesus, melihat Yesus secara jasmani. Mereka mengatakan tentangnya-Nya, "Bukankah dia ini anak tukang kayu? Bukankah ibu-Nya bernama Maria? Dan saudara-saudara-Nya Yakobus, Yusuf, Simon, dan Yudas? -Dan saudara-saudara perempuan-Nya, bukankah mereka adalah bagian daripada kita?"(Matius 13: 55-56)
Mereka melihat Yesus secara natural. Mereka tidak melihat-Nya sebagai Allah dalam daging. Akibatnya, Dia tidak bisa melakukan banyak mujizat di sana. (Matius 13:58)


Saat ini, banyak orang, termasuk beberapa filsuf, melihat Yesus dari Nazaret sebagai orang yang baik yang memimpin kehidupan dengan teladan yang baik. Mereka merasa bahwa jika kita semua bisa menjalani hidup kita seperti Dia, dunia akan menjadi tempat yang lebih baik.


Mereka tidak melihat Yesus sebagai roti dari Allah yang datang dari surga untuk memberi hidup kepada dunia. (John 6:33) Mereka tidak melihat-Nya sebagai orang yang datang untuk memberikan mereka air hidup, sehingga mereka tidak akan haus lagi. (Yohanes 4:14) 
Mereka tidak melihat-Nya sebagai Anak Domba Allah, yang menghapus dosa dunia. (Yohanes 1:29) Mereka tidak menerima dari-Nya apa yang mereka butuhkan karena mereka tidak melihat dan menilai Dia dengan benar.


Yesus tidak datang hanya untuk memberikan contoh yang baik bagi manusia untuk mengikutinya. Dia datang untuk menjadi Penebus kita. (Galatia 3:13) Dia datang untuk menjadi kebenaran kita. (1 Korintus 1:30) Dia datang untuk menjadi gembala kita, sehingga kita tidak akan kekurangan apa-apa. (Mazmur 23: 1)


Yesus bertanya kepada murid-murid-Nya , "Tapi apa katamu, siapakah Aku ini?" Bagaimana Anda menjawab pertanyaan ini tergantung pada bagaimana Anda melihat Yesus. Dan bagaimana Anda melihat Yesus akan menentukan bagaimana dan apa yang Anda terima dari-Nya. Jadi lihatlah Dia sebagai Bapa Anda, karena semuanya yang Dia janjikan dalam firman-Nya, dan Dia akan melakukan mujizat dalam hidup Anda!

Amin!

Tuhan Yesus Memberkati kita...

Jumat, 14 Oktober 2016

Loyalitas yang mendatangkan pemeliharaan Tuhan

BMH 
Loyalitas yang mendatangkan pemeliharaan Tuhan. 
2 Raja-raja 4 : 1-7. 


Loyalitas adalah salah satu hal yang tidak dapat dibeli dengan uang. 
Loyalitas hanya bisa didapatkan, namun tidak bisa dibeli. 

Mendapatkan loyalitas dari seseorang bukanlah sesuatu pekerjaan yang mudah untuk dilakukan, karena ada harga yang harus dibayar yaitu taat, setia dan konsisten melakukan apa yang diperintahkan oleh pemimpinnya. 

sama seperti Elisa, dia sungguh taat, setia dan konsisten menjadi muridnya Elia, dia memiliki Totalitas dalam segala hal, sebab Elisa tahu dan sangat mengenal Elia sehingga Elisa minta pengurapan dua kali lipat dari yang dimiliki Elia dan Tuhan memberinya kepada Elisa sebagai penerus untuk melanjutkan pekerjaan Elia. 

Bagaimana dengan hidup kita  ? 

Apakah kita sudah memiliki hati yang Loyalitas dan Totalitas saat Tuhan utus menjadi berkat bagi orang lain melalui rencanaNya atas hidup kita  ? 

Apakah kita percaya dan mengenal penuh atas pemimpin atau bapa rohani yang Tuhan tetapkan dalam melayani Tuhan  ? 

Mari kita sama-sama belajar dari Yesus bagaimana kita bersikap, berpikir dan bertindak dari hati kita bukan dari apa yang kita lihat, tetapi apa kata Tuhan... 

yang jelas saat kita Loyalitas, maka pemeliharaan Tuhan sempurna. 

Jadilah seorang yang bijaksana, seperti perumpamaan 5 gadis yang bodoh dan 5 gadis yang bijaksana pada saat menyongsong mempelai laki-laki yaitu Yesus Kristus sendiri. 

.. Haleluya. Amin. Gbu

Keluar Dari Zona Nyaman

Memperhatikan Kehidupan Musa Keluar Kenyamanan Demi Rencana Tuhan, Kis 7:20-38, Ibrani 11:23-27

Karena iman maka Musa, setelah dewasa, menolak disebut anak puteri Firaun,  (Ibrani 11:24)karena ia lebih suka menderita sengsara umat Allah dari pada untuk sementara menikmati kesenangan dari dosa. (Ibrani 11:25)Ia menganggap penghinaan karena Kristus sebagai kekayaan yang lebih besar dari pada semua harta Mesir, sebab pandangannya ia arahkan kepada upah. (Ibrani 11:26)Karena iman maka ia telah meninggalkan Mesir dengan tidak takut akan murka raja. Ia bertahan sama seperti ia melihat apa yang tidak kelihatan. (Ibrani 11:27)

Pasti bukan hal yang mudah dari posisi atas turun kebawah. Jika ditaya pasti semua orang tidak mau hidupnya menjadi menderita demi orang lain.

ALLAH telah menjadi contoh terlebih dahulu, yaitu merelakan anakNya turun kebumi untuk menyelamatkan kita orang-orang berdosa.

Begitupun juga dengan Musa, Tuhan menaruh dalam hatinya ketidakdamaian untuk menjadi seorang anak kerajaan, sehingga ia lebih memilih kepada kedamaian yaitu membela kaumnya.

Dikatakan dalam lukas 9:23 Kata-Nya kepada mereka semua: "Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya setiap hari dan mengikut Aku.

Hidup adalah pilihan, sekalipun kita pernah salah pilih, tapi Tuhan tidak pernah salah memilih kita untuk menjadi anakNya. Dan sebagai anak yang mengasihi Bapa kita harus taat pada perintahNya. Jangan pernah kita membiarkan diri kita lepas dari cengkraman Allah, pakailah sisa hidup kita ini untuk berfokus pada tujuan Illahi, ingat kita tidak menderita sendiri jika apa yang kita lakukan demi FirmanNya, tetap setia sampai akhir (jangan berubah karna kondisi/keadaan, tapi tetap teguhkan iman) supaya pada waktunya tiba, kita juga dipermuliakan bersama Dia.

Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah. (Roma 8:28)

Dan jika kita adalah anak, maka kita juga adalah ahli waris, maksudnya orang-orang yang berhak menerima janji-janji Allah, yang akan menerimanya bersama-sama dengan Kristus, yaitu jika kita  menderita bersama-sama dengan Dia, supaya kita juga dipermuliakan bersama-sama dengan Dia.  (Roma 8:17).

Godbless

Peliharalah kasih persaudaraan

Ibr 13:2 Jangan kamu lupa memberi tumpangan kepada orang, sebab dengan berbuat demikian beberapa orang dengan tidak diketahuinya telah menjamu malaikat-malaikat." 



Kehidupan orang PERCAYA, ELEMENT yang TERPENTING adalah KASIH;

mengasihiNya dengan segenap hati, jiwa dan akal budi, serta mengasihi sesama seperti diri sendiri  (Matius 22:37-39)
Ayat nas di atas menyinggung tentang KASIH TERHADAP SESAMA.

BUKTI KASIH melalui TINDAKAN NYATA, bukan hanya PERKATAAN.  

KASIH berarti MEMBERI.

Ibrani 13:1 (TB)  Peliharalah kasih persaudaraan!

wujud kasih persaudaraan, Salah satunya adalah memberikan tumpangan kepada orang lain yang MEMBUTUHKAN PERTOLONGAN.  

FIRMAN-NYA menyatakan bahwa orang yang suka memberi tumpangan sama seperti SEDANG MENJAMU MALAIKAT-MALAIKAT SURGA.  

Mat 25:35 Sebab ketika Aku lapar, kamu memberi Aku makan; ketika Aku haus, kamu memberi Aku minum; ketika Aku seorang asing, kamu memberi Aku tumpangan;
36 ketika Aku telanjang, kamu memberi Aku pakaian; ketika Aku sakit, kamu melawat Aku; ketika Aku di dalam penjara, kamu mengunjungi Aku.

40 ....Aku berkata kepadamu, sesungguhnya segala sesuatu yang kamu lakukan untuk salah seorang dari saudara-Ku yang paling hina ini, kamu telah melakukannya untuk Aku.

SHALOM


SEMANGATπŸ’ͺπŸ’ͺπŸ’ͺ

Tuhan Yesus berkati melimpah-limpah.πŸ™πŸ™πŸ™

Doa Bapa Kami

Matius 6:9-13 
 Karena itu berdoalah demikian: 
Bapa kami yang di sorga, 
Dikuduskanlah nama-Mu,

datanglah Kerajaan-Mu, 

jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga.

Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya
dan ampunilah kami akan kesalahan kami, 

seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami;

dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, 

tetapi lepaskanlah kami dari pada yang jahat.
 [Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya. Amin.]

Kamis, 13 Oktober 2016

Tuhan Sang Penopang

Tuhan Sang Penopang



Mazmur 37:23-24.  TUHAN menetapkan langkah-langkah orang yang hidupnya berkenan kepada-Nya; 

apabila ia jatuh, tidaklah sampai tergeletak, sebab TUHAN menopang tangannya.


Terkadang, biarpun saya sudah bertahun2 pelayanan di SPK, tetap saja bisa jatuh entah karna kondisi atau diri sendiri. Tp satu hal yg saya pahamin adlh ketika terjatuh, tidak pernah sampai tergeletak/terkapar.. karena ada Tuhan yg menemani saya.
Melalui masalah demi masalah, tahun demi tahun, saat saya terpuruk, pasti saya akan bangkit kembali dan menang, sebab Tuhan menopang tangan saya.

Mazmur 37:25.  Dahulu aku muda, sekarang telah menjadi tua, tetapi tidak pernah kulihat orang benar ditinggalkan, atau anak cucunya meminta-minta roti;
Amin.

4 Prinsip Hidup

4 Prinsip Hidup


1. Jagalah Hati
Firman-Nya menasehati: "Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan, karena dari situlah terpancar kehidupan." Ketika kita menerima kata-kata atau perlakuan yang menyakitkan, jagalah hati. Jika kita bisa menjaga kondisi hati kita untuk tidak mudah terpengaruh emosi dan tindakan orang lain, kita akan mampu melepaskan pengampunan dan lepas dari belenggu sakit hati.


2. Jagalah Perkataan
Kita tidak hanya perlu memperhatikan apa yang kita ucapkan, tetapi juga cara mengucapkannya. Ada kalanya hanya karena salah ucap, atau nada suara dan ungkapan bisa memancing sebuah pertengkaran. Hindarilah perkataan-perkataan yang tajam dan tidak perlu.


3. Jangan Ungkit Gegagalan Masa Lalu
Ingat, mungkin kita sedang bicara dengan orang yang pernah gagal di masa lalu. Daripada mengungkit-ungkit masa lalu yang bisa menimbulkan kesalahpahaman, lebih baik membicarakan hal-hal yang sekarang dapat dilakukan untuk persiapan masa depan yang lebih baik.


4. Jangan Sombong
Tidak perlu memuji diri karena sebuah perbuatan yang pernah kita lakukan. Sikap rendah hati adalah kunci dalam menjalin komunikasi yang positif. Belajarlah untuk bersukacita ketika orang lain menerima pujian sekalipun saat itu Anda pun layak untuk menerimanya.

Tuhan Yesus memberkati :)